Respons Pasar, ITB AAS Indonesia Launching Tiga Prodi Baru

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Institut Teknologi Bisnis (ITB) Akademi Akuntansi Surakarta (AAS) Indonesia, Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jateng me-launching tiga program studi (prodi) baru. Langkah peguruan tinggi swasta di bawah naungan Yayasan Alamiyah Ilmi Surakarta (YAIS) me-launching Prodi baru karena merespons kebutuhan pasar.

“Berdasar Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 163/E/O/2024 adanya hasil penyatuan dari Akbid Giri Satria Husada Wonogiri ke ITB AAS Indonesia, sekaligus penambahan Prodi baru berupa Prodi Manajemen yang dinaungi oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Hukum dengan Prodi S1 Hukum,” ujar Rektor ITB AAS Indonesia, Dr Darmanto, MM saat konferensi pers di kampus 1 ITB AAS Indonesia Jl Slamet Riyadi No 361 Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu, 20 Juli 2024.

banner 300x250

Sebelumnya ITB AAS Indonesia di bawah naungan YAIS dengan pembina yayasan Dr H Budiyono, SE, MSi ini mempunyai beberapa bidang studi. Bidang studi dimaksud adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan Program Studi D3 Akuntansi, Program Studi D4 Kebijakan dan Manajemen Pajak Program Studi S1 Akuntansi serta Program Studi SI Ekonomi Syariah.

Baca juga: UMS Teguhkan Diri Jadi Kampus World Class University. 8.456 Mahasiswa Internasional Berebut Mendaftar

Kemudian Fakultas Teknologi dengan Program Studi S1 Informatika. Menurut dia ITB AAS Indonesia adalah sebuah perguruan tinggi swasta di Surakarta yang memiliki tujuan memberikan pendidikan tinggi, yang sesuai dengan kebutuhan dan dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dia menjelaskan Prodi D3 Kebidanan ITB AAS Indonesia sebenarnya bukan prodi baru karena peralihan dari Akbid Giri Satria Husada Wonogiri yang sudah berdiri sejak tahun 2001 di Bulusulur, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri dan meluluskan bidan.

“Prodi ini menggunakan kurikulum pendidikan bidan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Pembelajaran dilaksanakan 60 persen di lahan praktik dan 40 persen di kampus,” ujarnya.

Untuk praktik kebidanan selain dilaksanakan di kelas, juga dilaksanakan di rumah sakit, bidan praktik mandiri dan klinik-klinik kesehatan yang ada di wilayah Solo Raya.

Selain mendapatkan pembelajaran dalam bidang kesehatan, ujar dia, mahasiswa kebidanan juga dibekali kemampuan pengelolaan keuangan/akuntansi dan kemampuan kewirausahaan, pelatihan asuhan persalinan normal (APN), pelatihan CPNS, pelatihan uji kompetensi/Ukom.

Kampus 1 Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia terletak di tepi Jl Slamet Riyadi No 361 Windan, Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jateng. (Portalika.com/Iskandar)

Lulusan Prodi Kebidanan D3 Kebidanan ITB AAS Indonesia dapat bekerja di rumah sakit pemerintah/swasta, klinik, puskesmas, rumah bersalin, bidan praktik mandiri atau membuka entrepreneur dalam kebidanan klinik mom and baby spa.

“Bisa juga menyediakan layanan daycare, layanan home care atau perawatan di rumah, membuka catering MPASI [makanan pendamping air susu ibu], sebagai konselor ASI dan konselor MPASI, konten kreator bidang kesehatan, trainer yoga, trainer hypno birthing, dan sebagainya,” kata Darmanto.

Keunggulan Kompetitif
Dia mengutarakan keunggulan D3 Kebidanan memiliki mata kuliah yang memiliki ciri khusus, yaitu kewirausahaan dalam bidang kebidanan.

Melalui mata kuliah kewirausahaan, workshop, pelatihan, mahasiswa belajar bagaimana mengelola klinik atau praktik mandiri, mengembangkan layanan kesehatan inovatif, dan menciptakan peluang bisnis di bidang kesehatan. Ini memberi mereka keunggulan kompetitif dan kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja baru.

Untuk Prodi S1 Manajemen berdiri pasca-penyatuan Akademi Kebidanan Giri Satria Husada Wonogiri, ke ITB AAS Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 163/E/O/2024. Program Studi S1 Manajemen yang dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis ITB AAS Indonesia didukung oleh lebih dari 50 persen tenaga pengajar bergelar doktor (S3), dan berjabatan fungsional Lektor Kepala.

Para pengajar tidak hanya berpengalaman dalam mengajar dan melakukan penelitian maupun pengabdian dalam bidangnya, tetapi juga diperkaya dengan pengalaman praktis.

Pembina Yayasan Alamiyah Ilmi Surakarta, Dr H Budiyono, SE, MSi (empat dari kanan) dan Rektor ITB AAS Indonesia, Dr Darmanto, MM (tiga dari kanan) berfoto bersama dengan sejumlah dosen di Kampus 1 ITB AAS Indonesia, Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu, 20 Juli 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Kurikulum Sarjana Manajemen disusun dengan mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Prodi Sarjana Manajemen ITB AAS Indonesia memiliki peluang kerja yang luas di antaranya sebagai manajer, entrepreneur, pengawas keuangan (financial advisor), akademisi (lecturer), peneliti (reseacher), konsultan keuangan, dan manajemen bisnis.

Sarjana manajemen ITB AAS Indonesia membekali lulusan dengan sertifikat Kompetensi berstandar nasional BNSP,  sertifikat TOEFL yang diakui secara nasional dan sertifikat kompetensi lainnya.

Kerja Sama Internasional
Sarjana Manajemen ITB AAS Indonesia telah memiliki kerja sama nasional dan internasional untuk mendukung pembelajaran. Selain itu menyediakan program OBE di mana mahasiswa bisa lulus tanpa skripsi.

Dia menjelaskan keunggulan Prodi Sarjana Manajemen pada aspek pengembangan keilmuan yaitu menyelenggarakan manajemen keuangan, pemasaran, sumber daya manusia dan manajemen operasi berbasis eco-industry.

Aspek Kajian Pembelajaran menghasilkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi ilmu manajemen, dengan pendekatan berbasis eco-industry meningkatkan kemampuan di bidang penelitian ilmu manajemen, penguasaan ilmu manajemen yang mampu menjawab tantangan global.

Untuk Prodi S1 Hukum, Fakultas Hukum ITB AAS Indonesia dalam penyelenggaraan perkuliahan membuka program studi Sarjana Hukum. Visi yang akan dicapai adalah menjadikan bidang akademik dan profesi dalam upaya menyongsong Indonesia Emas.

Salah satu misi yang hendak dicapai adalah melakukan pembentukan dan menyelenggarakan pusat pengembangan studi hukum, dengan sistem tata kelola yang transparan dan akuntabel untuk menjaminan mutu akademik yang unggul.

Prodi Sarjana Hukum membebankan jumlah satuan kredit semester (SKS) sebagai syarat kelulusan sebanyak 151 SKS. Mahasiswa akan dididik untuk menguasai kompetensi akademik di bidang hukum, profesi, yang mandiri, cerdas, religius, berakhlak mulia, berdaya saing tinggi serta mampu berkembang secara profesional.

Keunggulan dari prodi ini adalah untuk tercapainya penguasaan terhadap kompetensi akademik di bidang hukum, profesi, yang mandiri, cerdas, religius, berakhlak mulia, berdaya saing tinggi serta mampu berkembang secara professional. ITB AAS Indonesia melengkapi dosen-dosen Fakultas Hukumnya dengan dosen berlatar belakang profesi advokat (Peradi) dan profesi notaris.

Era Digitalisasi
Mereka antara lain Dekan Fakultas Hukum, Antonius Tigor Witono, SH MH, Kaprodi, Muh Isra Bil SH MH, Pengelola Jurnal, Kartika Cahyaningtyas, SH, MH serta tenaga pendidik lainnya Nafi’uddin Fauzi Mahfudh, SH, MH dan Eko Ari Wibowo, SH, MH. Hal tersebut menjadi salah satu keunggulan dari program studi sarjana hukum.

Keunggulan lainnya adalah memiliki mata kuliah yang memiliki ciri khusus sejalan dengan ITB AAS Indonesia yaitu Hukum Ekonomi Bisnis dan Teknologi serta Hukum Tindak Pidana Teknologi dan Informasi.

Kedua mata kuliah tersebut diyakini dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi perkembangan zaman khususnya memasuki era digitalisasi. Profil kelulusan berupa penegak hukum, birokrat, tenaga pendidik, HRD/legal staff, dan penggerak masyarakat.

Darmanto mengungkapkan ITB AAS Indonesia memiliki biaya perkuliahan yang terjangkau. Untuk Prodi D3 Kebidanan biaya perkuliahan SPP Rp350.000/bulan dan untuk Prodi S1 Manajamen serta S1 Hukum Rp400.000/bulan dengan beaya uang gedung Rp2 juta. Untuk Prodi D3 Kebidanan Rp3 juta, untuk Prodi SI Hukum Rp3,5 juta.

Selain itu juga memiliki beberapa beasiswa antara lain, beasiswa PPA, beasiswa Tahfiz Quran, beasiswa KIP, beasiswa kurang mampu dan sebagainya. Sedangkan pendaftaran mahasiswa baru tahun ajar 2024 dilakukan di Kampus ITB AAS Indonesia Jl Slamet Riyadi No 361 Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Jateng, Telp. 0271 726156; WhatsApp: 0857 9920 5711 dan secara online pada https://pmb.itbaas.ac.id/daftar. (Iskandar)

Komentar