Gubernur Luthfi: Peristiwa Pati Jadi Pelajaran Seluruh Bupati dan Walikota, Jangan Bersikap Arogan Dengar Aspirasi Rakyat

Bupati Pati Cabut Kenaikan PBB

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan peristiwa yang melibatkan Bupati Pati, Sudewo diharapkan dijadikan pelajaran bagi seluruh bupati maupun walikota agar lebih sopan dan santun dalam mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Itu harus dijadikan pelajaran bagi Bupati untuk tidak bersifat arogan. Kita harus lebih soft, kita harus lebih menghargai, lebih sopan, lebih santun, dalam rangka mendengar aspirasi masyarakat dan dari mana saja,” kata Ahmad Luthfi, Jumat, 8 Agustus 2025.

banner 300x250

Diberitakan sebelumnya, polemik Bupati Pati mencuat setelah ia menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen. Kenaikan itu memicu gelombang aksi dan protes dari masyarakat.

BACA JUGA  Upaya Tekan Gangguan Pendengaran, Perhati-KL Cabang Solo Gelar Solo Audiology Course Ke-2

Polemik semakin ramai ketika Bupati Sudewo mengeluarkan pernyataan dengan kata yang dinilai menantang masyarakat.

Melihat situasi dan kondisi yang semakin memanas, Gubernur Ahmad Luthfi kemudian memberikan rekomendasi dari hasil evaluasi dan perkembangan situasi. Rekomendasinya Bupati Pati diminta untuk segera mencabut kebijakan yang dimaksud.

BACA JUGA  Wamen Ossy Bicara Soal Peran Penting Pertanahan Kepada 239 Taruna SMA Taruna Nusantara Malang

Polemik Bupati Pati itu bahkan sudah sampai ke ranah nasional dan memancing atensi dari pemerintah pusat, salah satunya dari Kementerian Dalam Negeri.

Informasi terakhir, Bupati Pati sudah mencabut kebijakan kenaikan PBB tersebut.

“Saran itu sudah ditindaklanjuti oleh Bupati Pati untuk membatalkan. Silahkan saja, pelaksananya kan Bupati bukan Gubernur,” jelas Ahmad Luthfi.

BACA JUGA  Rute Epic dan Kental Budaya Bikin Takjub Para Pelari Mangkunegaran Run 2026

Adapun rekomendasi tersebut diberikan lantaran Ahmad Luthfi tidak ingin polemik semakin meninggi, sehingga mengganggu kondusivitas dan berdampak pada pembangunan wilayah di Pati.

“Pertimbangannya banyak. Semua untuk masyarakat dan lain sebagainya. Pada prinsipnya, semua ini untuk masyarakat agar lebih kondusif karena membangun wilayah kita itu faktor utamanya adalah kondusivitas wilayah. Kita doakan nanti lebih kondusif lagi,” katanya menegaskan. (*)

Editor: Triantotus

Komentar