Mahasiswa KKN-T 114 Undip Kolaborasikan Desain Kandang Kastari dan Panel Surya untuk Dukung Budidaya Ayam Petelur di Desa Blimbing

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] — Potensi budidaya ayam kampung petelur di Desa Blimbing, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, mendorong mahasiswa KKN-T 114 Universitas Diponegoro (Undip) untuk mengembangkan fasilitas pendukung pemeliharaan ayam.

Pengembangan tersebut dilakukan melalui perancangan kandang yang mengadaptasi konsep Kastari (Kandang Ayam Lestari) serta penerapan sistem penerangan berbasis panel surya.

banner 300x250

Rangkaian program dilaksanakan bersama peternak mitra kelompok KKN di wilayah RW 03 dan RW 07 Desa Blimbing. Pengembangan dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan pemeliharaan ayam, mulai dari penyediaan ruang yang sesuai hingga fasilitas penerangan yang dapat mendukung aktivitas di sekitar kandang.

Pengembangan dimulai dari perancangan kandang dengan mengadaptasi konsep Kastari. Konsep ini dipilih sebagai salah satu alternatif kandang yang dapat diterapkan untuk pemeliharaan ayam dalam skala rumah tangga dengan penggunaan ruang yang relatif efisien.

Desain kandang kemudian disesuaikan dengan kondisi lahan, kapasitas ayam, ketersediaan material, serta kebutuhan pemeliharaan di lingkungan masyarakat.

Portalika.com/Ist

Dalam proses perancangannya, Laras Anastasya, mahasiswa Program Studi Teknik Perkapalan, menerapkan pendekatan keteknikan dengan memperhatikan aspek bentuk, dimensi, konstruksi, material, serta efisiensi penggunaan ruang.

Perancangan tersebut juga mempertimbangkan kebutuhan ayam dalam melakukan aktivitas alaminya, seperti berjalan, mengais, mematuk, mengepakkan sayap, dan bertengger.

Selain ruang gerak, sejumlah komponen pendukung turut menjadi pertimbangan dalam desain, antara lain sirkulasi udara, pencahayaan, tempat pakan dan minum, area bertelur, serta kemudahan dalam proses pembersihan kandang.

Pemilihan material juga mempertimbangkan kekuatan, ketersediaan bahan, kemudahan pengerjaan, dan efisiensi biaya agar desain dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

Tidak berhenti pada aspek fisik kandang, pengembangan kemudian dilengkapi dengan sistem penerangan berbasis energi surya yang dikembangkan oleh Ni Putu Alya Cahya Maharani, mahasiswa Program Studi Fisika.

Sistem tersebut memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi untuk penerangan di sekitar kandang. Pemanfaatan panel surya dipilih sebagai bentuk penerapan energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai sumber energi untuk penerangan kandang sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi sederhana berbasis energi terbarukan kepada masyarakat.

Dengan sistem ini, penerangan kandang tidak sepenuhnya bergantung pada sumber listrik konvensional dan dapat menjadi alternatif pemanfaatan energi terbarukan dalam skala sederhana.

Penerapan sistem penerangan diawali dengan koordinasi bersama peternak mitra untuk mengetahui kondisi kandang serta kebutuhan penerangan. Setelah dilakukan penyesuaian terhadap kondisi di lapangan, kemudian dilakukan pemasangan lampu berbasis panel surya pada kandang ayam kampung petelur di wilayah RW 03 dan RW 07.

Penempatan panel dan lampu disesuaikan dengan kondisi kandang agar sistem dapat berfungsi secara optimal. Selain melakukan pemasangan, kegiatan juga disertai dengan memberikan penjelasan kepada peternak mengenai prinsip kerja sistem, mulai dari proses pemanfaatan cahaya matahari, penyimpanan energi, hingga penggunaannya untuk menyalakan lampu.

Peternak turut diberikan pendampingan mengenai penggunaan dan perawatan sederhana agar sistem dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Pengembangan kandang tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat pemeliharaan ayam, tetapi juga mempertimbangkan fungsi kandang dan fasilitas pendukung yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Desa Blimbing.

Melalui desain Kastari, masyarakat memiliki alternatif rancangan kandang yang dapat disesuaikan kembali berdasarkan kapasitas ayam, kondisi lahan, dan material yang tersedia. Sementara itu, sistem penerangan berbasis panel surya memberikan contoh pemanfaatan energi terbarukan yang dapat diterapkan dalam kegiatan peternakan skala rumah tangga.

Rangkaian program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi lokal Desa Blimbing. Integrasi desain kandang dan teknologi energi surya diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan pengelolaan peternakan yang lebih fungsional sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi sederhana dan energi terbarukan di lingkungan masyarakat. (*)

Penulis; Ni Putu Alya Cahya Maharani, 24040123130066, Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Undip dan Laras Anastasya, 21090123130067, Program Studi Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Undip Semarang.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL; Dr Sunarno, SSi, MSi, Fakultas Sains dan Matematika, Dr Ir Cahya Setya Utama, SPt, MSi, IPM, Fakultas Peternakan dan Pertanian dan Adnan Fauzi, ST, MKom, Fakultas Teknik

Editor; Triantotus

Komentar