Portalika.com [SURAKARTA] — Program Studi (Prodi) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar Seminar Nasional bertajuk “Dari Ideologi ke Aksi: Peran Pancasila dalam Menjaga Pertahanan dan Keamanan Indonesia Masa Kini”.
Siaran pers yang diterima belum lama ini menyebutkan, acara berlangsung di Ruang Auditorium Unisri, Senin, 6 Oktober 2026 ini, dihadiri ratusan akademisi serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Solo Raya.
Ketua Pelaksana Seminar Nasional, Muhammad Dewa Saputra, mengungkapkan kegiatan ini diikuti oleh 180 peserta. Peserta terdiri atas mahasiswa aktif Prodi PPKn Unisri serta delegasi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Solo Raya.
Beberapa kampus yang turut mengirimkan delegasinya antara lain Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Widya Dharma (Unwida), Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet), Universitas Duta Bangsa (UDB) dan Universitas Sebelas Maret (UNS)
Kehadiran lintas kampus ini semakin memperkuat esensi kolaborasi antar-mahasiswa dalam memahami pentingnya wawasan kebangsaan di era modern.
Pakar Pertahanan dan Rektor Unisri Jadi Narasumber
Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber ahli yang membedah isu pertahanan negara dari berbagai sudut pandang strategis, yakni Kolonel Pnb Alfian Rokhmat K, MHan, Letkol (Inf) Reza Sahputra, SE dan Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo, MPd.
Para narasumber menekankan pentingnya memanifestasikan Pancasila—yang selama ini kerap dipahami sebatas teks ideologis—menjadi aksi nyata. Di tengah tantangan global, disrupsi teknologi, dan dinamika geopolitik, ketahanan nasional tidak lagi sekadar urusan militer.
Pertahanan negara kini mencakup ketahanan ideologi, sosial, budaya, hingga ketahanan mental generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merongrong keutuhan NKRI.
Pameran Karya Kreatif Mahasiswa
Selain sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, acara ini juga semakin semarak dengan adanya pameran hasil karya mahasiswa PPKn Unisri. Pameran tersebut menampilkan beragam inovasi kreatif berbasis pendidikan, seperti: Artikel ilmiah bertema kebangsaan; Poster kebangsaan; Media pembelajaran PPKn berbasis digital dan konvensional; Komik edukasi karya orisinal mahasiswa
Karya-karya ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa dapat diselaraskan dengan nilai-nilai luhur Pancasila untuk menciptakan metode edukasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Unisri, Dr Joko Pramono, SSos, MSi, memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya acara ini. Menurutnya, mahasiswa PPKn memegang peran kunci sebagai garda terdepan pengawal nilai-nilai Pancasila di era digital.
“Di tengah gempuran era digital, mahasiswa harus mampu menerjemahkan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam sikap dan tindakan nyata guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar dia.
Senada dengan hal tersebut, Dekan FKIP Unisri, Dr Handayani, menambahkan bahwa seminar nasional ini menjadi ruang akademik yang sangat krusial. Tujuannya untuk memperkuat jati diri mahasiswa sebagai calon guru PPKn masa depan.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya menguasai Pancasila sebagai materi ajar di kelas, tetapi juga menjadikannya pedoman hidup dalam menjaga pertahanan dan keamanan bangsa mulai dari lingkungan terkecil,” tegas dia.
Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, Prodi PPKn Unisri optimistis dapat memperkuat sinergi strategis antara dunia akademik dan institusi pertahanan negara. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bela negara serta rasa cinta Tanah Air yang mendalam di kalangan generasi muda Indonesia. (Iskandar)











Komentar