Timnas Sepakbola Cerebral Palsy Indonesia Siap Bertarung di Piala Dunia

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Cerebral Palsy (CP) Indonesia bersiap mengukir sejarah baru di kancah olahraga internasional yaitu International Federation of Cerebral Palsy Football (IFCPF) 2026.

Untuk kali pertama, skuad Garuda CP akan bertarung di turnamen Piala Dunia Sepakbola CP di luar negeri yaitu di Atlanta, Amerika Serikat mulai 14 Oktober 2026.

banner 300x250

Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun mengatakan karena turnamen ini akan menjadi pengalaman perdana tampil di level dunia, pihaknya mengaku tidak mematok target muluk-muluk. Keikutsertaan ini akan dimanfaatkan sebagai ajang menimba pengalaman dan mengukur kekuatan tim di tingkat global.

“Ini kan kita baru pertama kali mengikutinya. Kita enggak bisa bilang target bagaimana, yang penting kita ke sana dulu, kita timba dulu pengalaman-pengalaman dan kita lihat dulu apa yang harus kita lakukan di sana selanjutnya,” ujar Senny saat melepas kontingen sepak bola CP Indonesia di Kusuma Sahid Prince Hotel Solo, Jateng, Rabu, 7 Oktober 2026 malam.

BACA JUGA  Warga Perumahan Megatama Indah, Gotong Royong Rabat Jalan Sepanjang 40 Meter

Duta Terbaik dan Dana Terbatas

Di turnamen Piala Dunia CP ini, Indonesia memberangkatkan sejumlah pesepakbola yang telah dipersiapkan. Perjuangan tim ini tidak lepas dari kerja keras jajaran pengurus, yang mengupayakan pendanaan di tengah keterbatasan anggaran.

Terkait kegiatan ini pihak manajemen mengapresiasi semangat juang para atlet dan pengurus, yang tetap gigih berjuang membawa nama bangsa meski persiapan terbilang minim.

“Bisa berangkat saja sudah bagus. Keterbatasan dana tidak menyurutkan semangat. Harapan kita, para pemain bisa mengadopsi semua pelajaran dan pengalaman yang ada di sana,” tambah Senny.

Target 7 Emas di Asian Para Games Nagoya

Senny menegaskan ajang Piala Dunia Sepak Bola CP ini merupakan event mandiri, dan bukan bagian dari rangkaian persiapan menuju Asian Para Games. Untuk Asian Para Games yang akan digelar di Nagoya, Jepang, Indonesia mematok target besar, yakni membawa pulang 7 medali emas dari berbagai cabang olahraga unggulan seperti atletik, tenis meja, bulutangkis, hingga angkat berat.

BACA JUGA  Mahasiswa DKV ISI Surakarta Dokumentasikan Kegiatan Jumaring Buku “Lapar! Lapar! Lapar!”

“Kalau untuk Nagoya beda lagi. Target kita di sana tidak main-main, minimal 7 emas. Tapi untuk Piala Dunia CP ini, kita fokus menimba ilmu dan melihat sejauh mana kemampuan kita dibandingkan tim luar negeri,” tegas dia.

Dia berharap para atlet diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik dan mengambil banyak pelajaran berharga demi kemajuan sepak bola cerebral palsy di Indonesia ke depan.

Sementara itu Pelatih Kepala (Head Coach) Timnas Sepakbola CP Indonesia, Yanuar Duma Ardiyanto, mengungkapkan sebanyak 14 pemain yang diboyong berada dalam kondisi fisik yang sangat prima dan siap tampil maksimal. Mereka dijadwalkan bertolak ke Negeri Paman Sam, Amerika pada Sabtu sore.

“Insya Allah 14 pemain yang akan kita bawa ini dalam kondisi selalu sehat. Alhamdulillah sekarang kondisinya prima semua, jadi kita optimistis menyorong fase grup ini dengan semangat,” tegas dia.

Berdasarkan hasil pembagian grup, Indonesia tergabung bersama negara-negara tangguh seperti Irlandia, Jepang, dan Inggris. Laga perdana Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 15 Oktober mendatang melawan Irlandia.

BACA JUGA  Festival Pers 2024, Pamerkan Kliping Pemilu Pertama 1955 Sampai 2009

Yanuar menegaskan, laga awal tersebut menjadi kunci modal penting bagi perjalanan tim di fase grup. “Pertandingan pertama yang jelas kita amankan dulu, kita pertama akan melawan Irlandia tanggal 15. Tim pelatih sudah menargetkan poin penuh di laga pertama. Lawan terberat jelas Inggris, tapi Jepang juga sangat baik walau kita pernah menang lawan mereka,” jelas dia.

Guna menghadapi ketatnya persaingan Piala Dunia, tim pelatih telah melakukan sejumlah evaluasi dan perombakan komposisi pemain dari ajang Piala Asia-Oseania sebelumnya. Kehadiran wajah-wajah baru diharapkan mampu mendongkrak performa tim.

“Tim ini akan lebih baik dari Piala Asia kemarin. Kita turun full team dengan 14 pemain performa bagus. Target insya Allah kita lolos fase grup, setelah itu menyongsong babak 8 besar,” tambah Yanuar optimistis. (Iskandar)

Komentar