Unjuk Bakat Agama dan Seni, 495 Siswa SD Sukseskan Lomba Mapsi 2026 Sidoharjo

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] — Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) menggelar Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi) Tingkat Kecamatan Sidoharjo Tahun 2026 di SMPN 2 Sidoharjo, Rabu, 7 Oktober 2026.

Ajang ini diikuti sebanyak 495 peserta dari berbagai SD se-Kecamatan Sidoharjo. Sebanyak 13 cabang lomba dihadirkan untuk menguji potensi siswa.

banner 300x250

Perlombaan tersebut mencakup PAI & BTQ, Adzan, Sholat & Wudhu, Hifzil Qur’an, Tilawatil Qur’an, Cerita Islami, TIKI, Kaligrafi, Khat, Khitabah, Macapat, dan Duet Islami.

BACA JUGA  Mahasiswa DKV ISI Surakarta Rancang Buku Cergam Legenda Aji Saka untuk Siswa SLB Negeri Sragen

Pada gelaran tahun ini, SD Negeri 1 Sempukerep menjadi salah satu kontingen yang mencatatkan deretan kejuaraan. Di kategori piala utama, SDN 1 Sempukerep meraih Juara 1 Hifzil Qur’an Pa (Faishal Arsen An Nashir), Juara 1 Khat Pa (Ardan Aprilian Rusdiananta), Juara 2 Khat Pi (Rinandha Sekar Anjani).

Kemudian Juara 2 Kaligrafi Pa (Alby Andhito Ezhar), Juara 2 Kaligrafi Pi (Naffisa Zuraydha Aryono), Juara 2 Tilawatil Qur’an Pi (Aprilinailil Faza Alkhuri), dan Juara 3 TIKI Pa (Abraham Alfatih Mu’ichtar).

BACA JUGA  Tegas. Presiden Prabowo Tidak Boleh Ada Mafia dalam Pemerintahan

Selain piala utama, deretan trofi Juara Harapan dari cabang Wudhu & Sholat, Macapat, Khitabah, Adzan, Hifzil Qur’an, PAI & BTQ, hingga Tilawatil Qur’an juga berhasil diraih oleh para siswa.

Selain sebagai ajang unjuk keahlian, Lomba Mapsi 2026 berfungsi sebagai ajang seleksi menuju kompetisi tingkat kabupaten serta wadah penanaman karakter Islami sejak dini bagi para siswa.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN Ingatkan Dampak Penggunaan Gadget Bagi Kesehatan Mental Bagi Siswa SDN Catur

Kepala SDN 1 Sempukerep, Herry Purnomo, SPd menuturkan kemenangan yang diraih oleh para peserta Lomba Mapsi 2026 dari SDN 1 Sempukerep bukan sekadar piala atau piagam, melainkan sebuah inspirasi bagi kita semua.

“Prestasi ini mengingatkan kita bahwa proses yang panjang, kedisiplinan, dan doa tidak akan pernah mengkhianati hasil. Semoga keberhasilan ini memotivasi seluruh siswa lainnya untuk terus menggali potensi diri dan berani berkompetisi,” imbuhnya. (Nadhiroh/*)

Komentar