Wawalkot Astrid: Pengusaha Perempuan Harus Terus Berkembang dan Berani Berinovasi

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Surakarta untuk memperkuat inovasi, mengembangkan digitalisasi usaha, dan memperluas kolaborasi lintas generasi.

Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing pengusaha perempuan sekaligus membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Solo.

banner 300x250

Pernyataan tersebut disampaikan Astrid saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus IWAPI Kota Surakarta Tahun 2026 di Minoa Hotel, Rabu, 14 Oktober 2026.

Menurut Astrid, IWAPI memiliki peran strategis dalam mendorong perkembangan dunia usaha, khususnya bisnis yang dikelola perempuan.

Penguatan kapasitas, pemanfaatan teknologi digital, dan kemampuan beradaptasi menjadi hal penting agar pelaku usaha mampu menghadapi persaingan yang semakin dinamis.

BACA JUGA  2 Ambulans Udara Disiagakan Atasi Situasi Genting Arus Mudik Di Tol Trans Jawa

“Pengusaha perempuan harus terus berkembang dan berani berinovasi. Jangan hanya mempertahankan apa yang sudah berjalan, tetapi juga melihat peluang baru, memanfaatkan teknologi digital, dan membangun usaha yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Astrid.

Ia juga mendorong anggota senior IWAPI untuk merangkul generasi muda dalam pengembangan organisasi maupun usaha. Kolaborasi lintas generasi diharapkan dapat mempertemukan pengalaman para pengusaha senior dengan kreativitas dan penguasaan teknologi generasi muda.

“Pengalaman para senior merupakan modal yang sangat berharga, sementara generasi muda memiliki kreativitas dan perspektif baru. Jika keduanya berkolaborasi, akan terbuka lebih banyak peluang untuk menciptakan inovasi dan mengembangkan usaha,” tambahnya.

BACA JUGA  Solo Run Fest 2026 Targetkan 7.000 Peserta: Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif Kota Solo

Astrid turut mengajak IWAPI memperkuat kemitraan dengan Pemerintah Kota Surakarta melalui perangkat daerah terkait. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendampingan, promosi, dan pengembangan usaha, sekaligus mendukung program pemberdayaan perempuan serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, organisasi pengusaha tidak hanya menjadi wadah untuk memperluas jejaring bisnis, tetapi juga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Astrid juga menekankan pentingnya pelaksanaan program pemerintah yang tepat waktu dan berorientasi pada hasil.

Dengan sisa waktu pelaksanaan anggaran Tahun 2026 sekitar dua setengah bulan, perangkat daerah diharapkan mengoptimalkan pelaksanaan program serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

BACA JUGA  Kapolres Sukoharjo Pimpin Pengamanan Pendaftaran Bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati Ke KPU

“Keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya anggaran yang terserap. Yang lebih penting adalah hasilnya, apakah program tersebut menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi kehidupan mereka,” tegasnya.

Melalui kepengurusan baru IWAPI Kota Surakarta Tahun 2026, diharapkan semakin banyak pengusaha perempuan yang mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, memanfaatkan peluang digital, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dengan demikian, IWAPI dapat berkontribusi lebih luas dalam memperkuat perekonomian daerah, memberdayakan perempuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Surakarta. (Ariyanto)

Komentar