Mahasiswa Baru DKV ISI Solo Lolos Sewunara 2026, Karyanya Mampu Bersanding dengan Karya Seniman 33 Negara

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta (Solo), Jawa Tengah.

Seorang mahasiswa baru berhasil mengharumkan nama kampus di kancah global. Siaran pers dari ISI menyebutkan, mahasiswa baru angkatan 2026 asal Purworejo, Aliyah Binti Sukisman yang masih duduk di semester pertama, sukses meloloskan karya poster digitalnya yang berjudul “Reconnect” dalam ajang bergengsi Sewunara 2026 (Semarang International Art & Design Festival).

banner 300x250

Prestasi ini terbilang luar biasa karena karya Aliyah mampu bersanding dengan sekitar 300 karya dari desainer serta seniman profesional yang berasal dari 33 negara di dunia, seperti Irak, Tiongkok, Taiwan, Polandia, Rumania, hingga Meksiko.

BACA JUGA  Subsidi BBM Belum Terasa di Dapur Rakyat Miskin, Masyarakat Mampu Banyak Menikmati

Pameran seni dan desain internasional ini diselenggarakan oleh Sekolah Desain (SOD) Universitas BINUS Semarang di BINUS Immersive Gallery.

Menanggapi pencapaian gemilang ini, Koordinator Prodi DKV ISI Solo, M Harun Rosyid Ridlo, MSn, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangganya terhadap daya saing mahasiswa baru di kancah internasional.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi tinggi capaian Aliyah. Masuk sebagai mahasiswa baru dan langsung mampu menembus kurasi internasional yang ketat adalah bukti bahwa mahasiswa DKV ISI Surakarta memiliki kepekaan rasa, kreativitas, dan daya saing yang tinggi sejak awal masa studi,” ungkap dia.

Dia menambahkan, karya “Reconnect” bukan sekadar pajangan visual semata, melainkan wujud respons kritis mahasiswa terhadap masa depan dunia.

BACA JUGA  Implementasi SDG 8, SDG 9, dan SDG 12: Mahasiswa KKN Undip Dorong Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Susu Kambing menjadi Permen Susu Kambing Gomilky di Desa Blimbing

Hal ini dinilai sejalan dengan visi Prodi untuk terus mendorong mahasiswa aktif menyuarakan isu-isu sosial dan lingkungan melalui media desain komunikasi visual di panggung internasional.

Ajang Sewunara 2026 sendiri mengusung tema besar “City of Tomorrow” (Kota Masa Depan). Menjawab tantangan tersebut, Aliyah menghadirkan poster digital “Reconnect” sebagai bentuk refleksi antara kehidupan modern dan kelestarian alam.

Simbol Keteritaktan yang Tak Terpisahkan

Secara visual, dia menggambarkan pohon yang terputus dari akarnya untuk merepresentasikan dampak urbanisasi, dipadukan dengan siluet kota berbentuk USB sebagai simbol keterikatan yang tak terpisahkan antara manusia, teknologi, kota, dan alam.

Proses kreatif pembuatan poster ini memakan waktu sekitar satu pekan di bawah bimbingan langsung dosen DKV ISI Solo, Basnendar Herry Prilosadoso. Aliyah memulai tahap ilustrasi menggunakan aplikasi IbisPaint sebelum akhirnya disempurnakan melalui berbagai perangkat lunak desain grafis lainnya.

BACA JUGA  Polisi Wonogiri Lakukan Doa Bersama dan Binrohtal

“Saya sangat bersyukur dan bahagia bisa lolos kurasi di Sewunara 2026. Ini pengalaman baru yang sangat berkesan dan memperluas wawasan saya. Terima kasih kepada pihak penyelenggara, kampus DKV ISI Surakarta, dan dosen pembimbing yang terus mengawal karya ini hingga siap dipamerkan,” ungkap Aliyah penuh haru.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi mahasiswa DKV ISI Solo lainnya untuk berani menembus batas, berkarya, serta menyuarakan pesan-pesan positif bagi masyarakat luas di berbagai ajang seni dan desain mendatang. (Iskandar)

Komentar