Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Gubernur Ahmad Luthfi Sudah Ingatkan Pentingnya Clean and Good Government

banner 468x60

Portalika.com [SALATIGA] — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan keprihatinannya atas kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diduga melibatkan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.

Namun, ia masih menunggu keterangan resmi dari KPK. Pernyataan itu disampaikan Luthfi seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kota Salatiga, Kamis, 15 Oktober 2026.

banner 300x250

“Kalau itu benar, saya merasa prihatin,” kata Luthfi saat dimintai tanggapan awak media.

BACA JUGA  Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak: Mahasiswi KKN-T TIM 160 Desa Kaliprau Undip Buat Infografis PBB dan Sebarkan Melalui Website

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama ini terus mengingatkan para kepala daerah untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik.

“Di wilayah kita juga sering kita ingatkan para Bupati dan Walikota untuk menciptakan clean and good government,” ujarnya.

BACA JUGA  Aipda Randy Fauzi, Polisi Disabilitas Lakukan Pengabdian Ganda

Saat disinggung mengenai langkah selanjutnya, terlebih Wakil Bupati Klaten baru dilantik, Luthfi menegaskan pihaknya masih menunggu kepastian dari KPK.

Sebagaimana diberitakan, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dikabarkan terjaring OTT KPK pada Kamis, 15 Oktober 2026. Namun, hingga pemberitaan awal tersebut diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari KPK mengenai operasi maupun status hukum yang bersangkutan.

BACA JUGA  Dipilih Aklamasi, Aji Pimpin PAC GP Ansor Baki

Sebelumnya, Senin, 12 Oktober 2026, Luthfi melantik Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai Wakil Bupati Klaten di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Mahanni dilantik untuk mengisi sisa masa jabatan 2025–2030, menggantikan Benny Indra Ardianto yang meninggal dunia pada Februari 2026. (Hmjt/*)

Editor: Triantotus

Komentar