Kecelakaan Karambol Dua Mobil dan Sepeda Motor, Satu Meninggal Dunia

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan beruntun di ruas Jalan Semanu–Pracimantoro, tepatnya di wilayah Mudal, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jumat, 28 Agustus 2026 sore.

Jalur ke arah Museum Karst kondisi naik turun dan lebar ruas jalan sempit jika kendaraan ingin bermanuver susah. Peristiwa kecelakaan melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor. Korban bernama H, 48, seorang perempuan warga Kecamatan Tirtomoyo. Korban saat kejadian mengendarai sepeda motor matik nomor polisi AD 5329 CG.

banner 300x250

Korban mengalami luka serius saat dievakuasi ke RS Maguan Husada Pracimantoro. Namun sesampainya di Rumah Sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Satlantas Polres Wonogiri, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan melibatkan kendaraan Suzuki Ertiga AD 1654 GM yang dikemudikan OW, 25, Suzuki Baleno B 1201 SMS yang dikemudikan EEP, 40, serta sepeda motor yang dikendarai korban.

Kasi humas Polres Wonogiri, Iptu Ririn Indrawati, menjelaskan, mobil Suzuki Ertiga dan motor melaju beriringan dari arah Semanu menuju Pracimantoro. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan Suzuki Ertiga diduga berjalan terlalu ke kanan hingga melewati marka as jalan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Suzuki Baleno. Karena jarak yang terlalu dekat, ketiga kendaraan tidak dapat menghindar sehingga terjadi benturan beruntun yang mengakibatkan korban pengendara sepeda motor mengalami luka berat.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi para korban dan kendaraan yang terlibat, serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kasi humas mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya di jalur tanjakan, turunan, maupun jalan sempit yang memiliki potensi risiko kecelakaan lebih tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu disiplin berlalu lintas, menjaga posisi kendaraan tetap pada lajurnya, mematuhi marka jalan, serta mengedepankan keselamatan sebagai kebutuhan. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal,” pesannya. (Indrawati/*)

Editor: Triantotus

Komentar