Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Cek Daerah Disini

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] — Sebanyak 100 warga Jawa Tengah yang terdampak banjir di Sumatera dipulangkan ke daerah masing-masing oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Mereka rata-rata bekerja di Bener Meriah, Aceh, dan sudah berada di pengungsian selama kurang lebih tiga pekan.

Pemulangan warga asal Jawa Tengah tersebut sebagai bentuk komitmen Pemprov Jateng untuk memberikan perlindungan dan keselamatan bagi warganya di manapun berada. Pemulangan tersebut dilakukan setelah ada koordinasi antara Pemprov Jateng dengan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Pemprov Aceh, dan Pemkab Bener Meriah, terkait pendataan.

banner 300x250

“Sudah diberangkatkan dan sudah dijemput oleh Setda, berikut para Bupati kita,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat kegiatan di Semarang, Sabtu, 20 Desember 2025.

BACA JUGA  Kondisi Ruas Jalan Bekonang-Mojolaban Terdapat Lubang Dalam Membahayakan Pengguna Jalan

Secara rinci, 100 warga Jawa Tengah tersebut terdiri atas 54 warga asal Cilacap, 34 warga asal Brebes, 7 warga asal Pemalang, 3 warga asal Kebumen, dan masing-masing 1 warga asal Pekalongan dan Grobogan.

“Paling banyak ada Brebes dan Cilacap, kemudian ada Pemalang. Rata-rata peneres. Semua sudah dihubungi keluarganya,” ungkap Luthfi.

BACA JUGA  Adi Soemarmo Terbangkan 81 Kloter Jemaah Haji, Kloter Pertama Berangkat Hari Ini Jam 02.28 WIB

Mereka dipulangkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU melalui bandara Takengon Aceh pada Sabtu, 20 Desember 2025 sekira pukul 11.00 WIB. Pesawat transit lebih dulu di Medan kemudian tiba di Halim Perdanakusumah, Jakarta, sekira pukul 14.15 WIB.

Setibanya di Jakarta, Pemprov Jateng melalui Badan Penghubung memberikan fasilitas untuk istirahat dan konsumsi. Selanjutnya disediakan 2 unit bus ke Cilacap dan 1 bus ke Brebes. Bagi warga asal Grobogan dan Kebumen disediakan travel yang mengantar mereka pulang ke kampung halaman.

BACA JUGA  Solo Coffee Party 2025: #YoNgopiYoParty di Jantung Kota Solo, Catat Tanggalnya

Tidak hanya itu, warga asal Jawa Tengah yang terdampak tersebut juga diberikan modal sementara untuk melanjutkan hidup dan bekal di kampung halaman. Pemberian modal ini berkolaborasi dengan Baznas Jateng.

“Semuanya dari segi transportasi kita bantu, bahkan nanti kembali ke daerahnya kita kasih modal usaha biar nanti bisa berusaha. Minimal mereka nanti pulang ke kampung bisa recovery di wilayah masing-masing,” tandasnya. (*)
Editor: Triantotus

Komentar