Peringati Hari Santri SD IT Insan Cendekia Adakah Hataman Al Qur’an

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – Memperingati Hari Santri tahun 2024 SD IT Insan Cendekia mengadakan hataman Al Qur’an bersama, Selasa (22/10).

Dengan duduk melingkar setiap siswa membaca satu juz Al Qur’an secara bersama-sama. Pelaksanaan hataman Al Qur’an sendiri dibagi menjadi dua tempat. Kelas I – III membaca di kelas masing-masing, sedangkan kelas IV – VI dikumpulkan di masjid.

banner 300x250

Kepala sekolah, Siti Rohmiyatun, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka menumbuhkan kembangkan kecintaan murid pada Al Qur’an.

BACA JUGA  PDPM Solo Gelar Diklatsar Kokam Surya Bengawan

“Secara momentum, ini pas ya, karena sedang ada Hari Santri dan di sekolah kami juga mengedepankan pembelajaran Al Qur’an,’ buka Siti.

Siti berharap peringatan Hari Santri ini menumbuhkan semangat bagi para murid untuk terus belajar, berprestasi, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi negara.

“Kalau dilihat dari sejarahnya Hari Santri terinspirasi dari bagaimana santri berjuang melawan penjajah. Dimana mereka bahu-membahu melakukan yang terbaik bagi negara, bahkan dengan taruhan nyawa,” imbuh Siti.

BACA JUGA  Kondisi Jembatan Karanganyar–Jatingarang Weru Membahayakan, Polres Sukoharjo Turun Tangan

Siti berharap inspirasi para santri yang ikut berjuang ini mampu diteruskan oleh generasi sekarang, khususnya para murid di sekolahnya.

“Dulu para santri berjuang dengan nyawa. Sekarang kita kan sudah merdeka dan tidak sedang dalam peperangan sehingga berjuangnya bisa diimplementasikan dalam bentuk belajar yang rajin, mempelajari agama dengan baik. Termasuk membaca Al Qur’an. Karena bagaimana pun bagi kami umat Islam Al Qur’an adalah panduan hidup sehingga perlu digali, dipelajari, dan diamalkan. Nah, pintu itu semua adalah membaca,” kata Siti.

BACA JUGA  PRM Jetis 2 Silaturahmi Ke Para Tokoh Muhammadiyah Dan Aisiyah, Berikan Bingkisan

Sementara itu koordinator Al Qur’an, Wanti Andriyani, mengungkapkan bahwa momentum Hari Santri ini harus dijadikan semangat bersama bagi semua warga sekolah untuk terus menggali nilai Al Qur’an.

“Hari santri lahir karena semangat menghargai perjuangan para santri. Semoga kami bisa mengikuti perjuangan para santri lewat tindakan nyata dalam kehidupan,” tutup Andri. (Yulianto)

Komentar