Truk Muatan 4 Ton Plastik Asal Blitar Terguling di Jalur Tunggangan, Polisi Imbau Pengguna Jalan Patuhi Larangan

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Sebuah truk bermuatan plastik perabot rumah tangga dengan nomor polisi W-8695-B mengalami kecelakaan tunggal di jalur tanjakan Jl Raya Jatiroto–Tirtomoyo, tepatnya di Dusun Dawe Kidul, Desa Ngelo, Kecamatan Jatiroto, Selasa, 11 November 2025 sekitar pukul 05.30 WIB.

Truk yang dikemudikan Nur Hidayat, 27, warga Tambak Mayor, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, diketahui mengangkut muatan sekitar 4 ton plastik dari Gresik, Jawa Timur, menuju Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri.

banner 300x250

Menurut keterangan pengemudi, saat menanjak di lokasi kejadian truk diduga kelebihan muatan dan mengalami kesulitan saat mengganti gigi. Ketika hendak memindahkan dari gigi dua ke gigi satu, pengemudi terlambat memasukkan gigi sehingga truk meluncur mundur dan terguling di badan jalan.

BACA JUGA  Program PTSL Terintegrasi Tahap 2 Tahun 2025 Dilaksanakan di Desa Bumiharjo

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi dan kru truk selamat, namun kendaraan mengalami kerusakan cukup berat. Proses evakuasi dilakukan menggunakan alat derek.

BACA JUGA  Kapolres Sukoharjo Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat dan 19 Personel Berprestasi Peroleh Penghargaan

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, SH, MH menyampaikan bahwa jalur Tunggangan memang memiliki tingkat kemiringan tinggi dan rawan kecelakaan, sehingga kendaraan berat dilarang melintas di jalur tersebut.

“Sebelumnya kami telah memasang rambu peringatan yang melarang kendaraan besar atau bermuatan berat melintasi jalur Tunggangan karena kondisi geografisnya yang curam. Kami minta para pengemudi untuk mematuhi aturan dan rambu yang telah terpasang demi keselamatan bersama,” tegasnya.

BACA JUGA  Korban Terjamin Santunan, Jasa Raharja Respon Cepat Kecelakaan Mobil Dan Truk Ekspedisi Di Tol Pemalang-Batang

Dia mengingatkan agar seluruh pengendara mematuhi imbauan keselamatan karena jalur Tunggangan dan sekitarnya memiliki kontur tanjakan curam, sehingga pengemudi perlu ekstra hati-hati, menjaga kecepatan, serta tidak membawa muatan berlebih.

Pihak kepolisian juga terus meningkatkan pengawasan dan patroli pada jalur rawan kecelakaan, guna mencegah terulangnya insiden serupa. (*)
Editor: Triantotus

Komentar