Portalika.com [GROBOGAN] – Sebanyak 17 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) diterjunkan di Desa Tambakan, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Rabu, 29 Juli 2026.
Penerjunan mahasiswa dilakukan sebagai awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih satu bulan.
Kegiatan penerjunan diawali dengan penyambutan mahasiswa oleh Pemerintah Desa Tambakan yang dihadiri Kepala Desa Tambakan, Abdul Rohman beserta perangkat desa.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan kepada pemerintah desa sekaligus menyampaikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Muh Isna Nurdin Wibisana, SPd, MKes, menyampaikan KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar bersama masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa.
Koordinator Desa (Kordes), Muhammad Alvin Khoiruzzaman, mengatakan mahasiswa KKN UPGRIS berkomitmen menjalin kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan Desa Tambakan.
Adapun program kerja yang akan dilaksanakan meliputi bidang pendidikan, kesehatan, literasi digital, pengembangan UMKM, pelestarian lingkungan, pencegahan penyalahgunaan narkotika, serta mitigasi dan pencegahan bencana. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Kepala Desa Tambakan, Abdul Rohman menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS dan berharap sinergi yang terjalin dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pemerintah desa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan setiap program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, tetapi juga mengembangkan kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pelaksanaan KKN di Desa Tambakan dijadwalkan berlangsung hingga awal September 2026. (*)
Penulis: Zahra Putri Ramandhani, mahasiswi KKN Universitas PGRI Semarang
Editor: Suryono












Komentar