Portalika.com [SURAKARTA] – Lions Club Solo Bengawan didukung oleh Benning Clinic menghadirkan turnamen padel terbesar di Kota Solo pada 2-4 Oktober 2026 di Zing Padel Solo “Benning x Padelions 2026” dengan mengusung tema Play with Purpose, Serve for Humanity.
Tercatat 440 peserta, berasal dari Solo, Yogyakarta, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Semarang hingga Surabaya.
Project Officer Benning Padelions, Alan Adhi, mengatakan jumlah peserta tersebut menunjukkan perkembangan olahraga padel di Solo.
Turnamen tersebut mempertandingkan tujuh kategori berdasarkan level kemampuan pemain dengan total hadiah Rp100 juta serta berbagai doorprize menarik termasuk 2 unit sepeda motor listrik dan paket hadiah dari Benning Clinic serta l berbagai partner lainnya.
Selain itu juga disiapkan photobooth, photoshoot, games, penampilan DJ serta opening show bersama Solo Batik Carnival.
“Jadi kami ingin event padel ini tidak sekadar pertandingan, selesai lalu pulang. Kami ingin ada lifestyle, komunitas, entertainment dan bisnis,” ujar Alan.
Dokter Kristian Sanjaya dari Benning Klinik melihat turnamen olahraga yang mendatangkan peserta dari luar daerah juga dapat memberikan dampak terhadap sektor usaha di Kota Solo.
Para peserta yang datang dari luar kota membutuhkan akomodasi, makanan dan transportasi. Aktivitas mereka selama berada di Solo juga berpotensi menggerakkan usaha lain, termasuk pusat oleh-oleh.
Sedangkan Presiden Lions Club Solo Bengawan, Amelia Ong menyampaikan, kegiatan olahraga dapat menjadi ruang untuk memperluas jaringan kemanusiaan dengan mempertemukan masyarakat, komunitas dan dunia usaha.
Lions Club Solo Bengawan telah menjalankan kegiatan pengabdian di Kota Solo selama sekitar 35 tahun. Berbagai program dilakukan, antara lain pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis, kegiatan terkait diabetes, penanganan kemiskinan dan kelaparan, pendampingan anak penderita kanker, program lingkungan dan kepemudaan hingga bantuan bagi korban bencana.
“Pengabdian selalu dimulai dari tempat di mana kami berdiri, yaitu Kota Solo,” kata Amelia.
Melalui Benning Padelions 2026, Amelia berharap kegiatan sosial dapat menjangkau lebih banyak pihak. Anak muda, menurut dia, juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan yang menggabungkan olahraga dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Setiap pertandingan memiliki tujuan, setiap serve memiliki makna,” ujar Presiden Lions Club Bengawan tersebut.
Amelia mengatakan dunia usaha juga dapat mengambil peran lebih jauh daripada sekadar menjadi sponsor. Kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas dan organisasi sosial dapat menjadi bagian dari kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ketika banyak pihak memiliki visi yang sama, sebuah kegiatan akan menjadi sesuatu yang memiliki dampak besar,” katanya.
Sebagai sebuah organisasi nirlaba, Lions Club Solo Bengawan selalu berusaha membawa dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat Solo khususnya, dengan fokus pengabdian antara lain: vision, hunger, diabetes, environment, youth, childhood cancer, humanitarian, dan disaster relief.
Melalui fokus pengabdian tersebut, Lions Club Solo Bengawan ingin hadir dan menjadi bagian dari tangan-tangan yang bisa membantu masyarakat sekitar.
Dengan motto “We serve”, para relawan yang tergabung di Lions Club Solo Bengawan ingin mengabdikan dirinya untuk Kota Solo tercinta. Dengan banyaknya l anggota muda, mereka bisa berkegiatan dengan lebih kreatif dan dinamis.
Mereka ingin ambil bagian untuk meningkatkan citra Kota Solo dan memberikan kontribusi positif secara berkelanjutan.
Lions Club Solo Bengawan sebagai organisasi nirlaba dan Benning Clinic sebagai usaha dimana keduanya lahir, tumbuh dan berkembang di Kota Surakarta, memiliki keinginan yang sama untuk berdampak, bermanfaat, meningkatkan citra, dan memajukan Kota Solo.
Mengapa Padelions? Padel bukan lagi sekadar olahraga yang sedang berkembang. Di Solo, padel menjadi ruang untuk mempertemukan komunitas, pelaku usaha dan masyarakat dalam sebuah gerakan yang membawa tujuan lebih besar.
“ami ingin Padelions menjadi lebih dari sekedar pertandingan, kami ingin menggunakan olahraga sebagai titik temu untuk membangun kolaborasi antar elemen masyarakat di Kota Solo,” katanya.
Dengan tema “Play with Purpose, Serve for Humanity”, setiap pertandingan memiliki tujuan, setiap serve memiliki makna. Padelions dirancang sebagai charity event, dimana semangat dan energi yang tercipta di kegiatan ini, nantinya akan disalurkan kembali kepada masyarakat Solo melalui kegiatan kemanusiaan Lions Club Solo Bengawan.
Padelions diharapkan menjadi contoh bahwa sebuah event olahraga dapat memiliki purpose yang lebih besar – menggerakkan komunitas, membuka peluang kolaborasi, sekaligus menciptakan manfaat untuk masyarakat. (Ariyanto)











Komentar