Lulusan Australia, Dinda Ayu Sekartaji Mantap Maju Calon Kades Palur, Sukoharjo

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Sosok muda berprestasi, Dinda Ayu Sekartaji, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa (Kades) Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jateng.

Berbekal latar belakang pendidikan mentereng lulusan salah satu perguruan tinggi di Australia, serta pengalamannya di dunia olahraga nasional, Dinda siap membawa perubahan dan memajukan desa kelahirannya.

banner 300x250

Dinda mengutarakan, dirinya telah menyerahkan secara langsung berkas pendaftaran calon Kades ke Kantor Kelurahan Palur pada Jumat, 2 Oktober 2026 pagi.

Dia mengklaim penyerahan berkas itu sebagai pendaftar pertama dalam bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Palur.

“Pagi tadi saya baru saja selesai menyerahkan berkas pendaftaran di kelurahan. Semua berkas sudah lengkap, termasuk meminta kejelasan dan restu dari mantan Pak Lurah,” ujar dia saat memberi keterangan kepada wartawan di Kantor National Paralymic Committee (NPC) kawasan Pucangsawit, Jebres, Solo, Jateng Jumat siang.

BACA JUGA  Komnas HAM Minta Pengadilan Industrial Transparan, Independensi Dan Imparsial

Dari Atlet Renang hingga Magister Australia

Dinda mengatakan dunia olahraga, khususnya renang, bukan merupakan hal baru. Karena dia merupakan mantan atlet renang yang pernah memegang rekor untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Dedikasinya di dunia olahraga berlanjut hingga kini dipercaya menjabat sebagai Wakil Binpres NPC Indonesia dan Deputy of Secretary General APSF.

Dari sisi akademis, perempuan berusia 31 tahun ini menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Setelah itu dia melanjutkan studi S2 dan meraih gelar Master of Marketing di University of Western Australia pada tahun 2024.

Meski memiliki karier dan latar belakang mentereng, Dinda memilih kembali ke Tanah Air untuk mengabdi di kampung halamannya, Dukuh Klaruan, Desa Palur, Mojolaban, Sukoharjo.

“Awalnya saya ragu dan sempat tertawa ketika diajak warga untuk mencalonkan diri. Namun, setelah berkonsultasi dengan para sesepuh Desa Palur, mereka sangat suportif. Katanya jarang ada anak muda lulusan luar negeri yang mau kembali untuk membangun desanya,” ungkap dia.

BACA JUGA  Berhasil Pertahankan Predikat Badan Publik Informatif, Kementerian ATR/BPN Raih Peringkat Ke-4 secara Nasional

Visi Misi dan Program Unggulan: Usung Konsep 3T

Maju dalam Pilkades Palur, Dinda mengusung visi utama mewujudkan Desa Palur yang Maju, Transparan, dan Sejahtera. Untuk mencapai visi tersebut, ia menyiapkan tiga program kerja utama yang dirangkum dalam konsep 3T:

Transparan Anggarane: Membangun website resmi Desa Palur agar seluruh perputaran anggaran desa dan kinerja perangkat desa dapat diakses dan diawasi langsung oleh warga melalui smartphone.

Tanggap Pelayanane: Meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong kemajuan UMKM lokal di Palur agar lebih berdaya saing.

Tangguh Ekonomine: Memperbaiki sarana dan prasarana desa, termasuk revitalisasi Gelanggang Olahraga (GOR) dan fasilitas publik untuk menunjang kegiatan olahraga serta ekonomi warga.

BACA JUGA  Ungkap Pencurian Kabel Telepon, 3 Anggota Satpomau Adi Soemarmo Dapat Penghargaan Danpuspomau

Berjanji Tak Ambil Gaji

Tak hanya membawa program modernisasi desa, Dinda juga menunjukkan komitmen sosial yang kuat. Jika terpilih menjadi Kepala Desa Palur, dia berjanji tidak akan mengambil gajinya.

“Insya Allah kalau terpilih menjadi kepala desa, saya tidak akan mengambil gaji saya. Gaji tersebut akan saya kumpulkan secara berkala setiap 3 atau 6 bulan untuk dikembalikan kepada masyarakat yang kurang mampu dalam bentuk bantuan sembako dan kegiatan sosial,” tegas Dinda.

Dia menambahkan fokus utamanya adalah pengabdian nothing to lose tanpa meninggalkan posisinya di NPC Indonesia. Didukung oleh tim relawan yang dinamai “Balane Dinda”, dia optimistis dapat membawa Desa Palur menjadi desa percontohan yang lebih maju di Kabupaten Sukoharjo. (Iskandar)

Komentar