Menjaga Sunah dan Adab, Perisai Manusia Bermasyarakat

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Guna menambah Ilmu Agama, untuk memberikan pemahaman tentang Alqur’an, hadits, dan tata cara ibadah yang benar pengurus Masjid Al-Falah Madyorejo Jetis Sukoharjo mengadakan kajian rutin.

Kegiatan itu juga untuk mempererat silaturahmi, menjalin kebersamaan dan memperkuat persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) antarwarga atau sesama muslim sehingga terbentuk perilaku yang baik dan mulia dalam kehidupan sehari-hari sesuai nilai-nilai Islam.

banner 300x250

Muh Anis, seksi Bidang Dakwah dan Pendidikan Masjid Al-Falah Madyorejo Jetis Sukoharjo sebelum kajian diimulai, mengajak untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat dan kesehatan yang telah kita terima sehingga dapat mengikuti kajian sore.

BACA JUGA  Prabowo dan Ahmad Luthfi Kunjungi SMAN 1 Cilacap, Revitalisasi Sekolah dan MBG Dipuji Siswa

Sedangkan Ustadz Abu Yusuf mengupas tema “Menjaga Sunah dan Adab adabnya.” Intinya kajian ini berfokus pada pentingnya menghidupkan kebiasaan dan tuntunan Nabi Muhammad SAW (Sunah) dalam kehidupan sehari-hari, yang dibarengi dengan penerapan moralitas serta etika Islam (Adab).

“Tema ini menekankan bahwa ibadah tidak hanya sekadar ritual formal, melainkan harus tercermin dalam perilaku yang santun dan mulia,” jelasnya.

BACA JUGA  Pengurus Masjid Al Falah Pasang Spanduk Dan Lampu Sambut Ramadan Tahun 2025

Kedua, ujarnya, pentingnya menjaga sunah, sebagai wujud nyata rasa cinta kepada Rasulullah SAW. Sunah sebagai perisai dan penyempurna amalan wajib yang mungkin kurang sempurna. Mendapatkan petunjuk (hidayah) dan keselamatan di dunia maupun di akhirat.

“Kedudukan Adab dalam Islam. Adab didahulukan sebelum ilmu, ilmu tanpa adab akan kehilangan keberkahannya. Adab merupakan cerminan dari kesempurnaan iman seseorang,” tambah Ustadz.

Sinergi antara Sunah dan Adab Menurutnya, menjalankan sunah harus dilakukan dengan cara yang beradab (tidak kaku, tidak menghakimi, dan penuh kelembutan). Contoh konkret adab sehari-hari sesuai sunah: adab makan dan minum, adab berbicara, adab bertetangga, hingga adab menuntut ilmu.

BACA JUGA  8 Desa Terdampak Banjir Demak, Ahmad Luthfi Koordinasikan Penanganan Dari Hulu hingga Hilir

Konsistensi (Istiqamah). Mulailah menjaga sunah dari hal-hal kecil yang paling mudah dilakukan secara rutin (seperti senyum, membaca doa sebelum beraktivitas, atau mendahulukan bagian kanan).

“Keluhuran akhlak, menunjukkan kepada masyarakat bahwa orang yang tekun mengamalkan sunah adalah orang yang paling baik adabnya, paling ramah, dan paling bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tandasnya. (Begug SW/*)

Editor: Suryono

Komentar