Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja monodisiplin Psikologi bertajuk Peningkatan Pemahaman Orang Tua tentang Metode Katarsis dan Journaling sebagai Upaya Mendukung Perkembangan Emosi Anak di Posyandu Permata 3, Desa Blimbing, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Kamis, 6 Agustus 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman orang tua mengenai emosi anak usia dini sekaligus memperkenalkan metode sederhana yang dapat diterapkan dalam mendampingi anak mengenali dan mengekspresikan perasaannya secara sehat.
Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai emosi pada anak usia dini. Peserta diajak memahami bahwa emosi seperti senang, sedih, marah, takut, dan kecewa merupakan bagian alami dari perkembangan anak.
Pada usia dini, anak masih belajar mengenali dan mengelola emosinya sehingga perasaan tersebut terkadang muncul melalui tangisan, kemarahan, teriakan, maupun perilaku lainnya.
Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan katarsis dan journaling sebagai metode sederhana untuk membantu anak mengekspresikan serta mengenali emosinya.
Katarsis diperkenalkan melalui aktivitas yang sesuai dengan usia anak, seperti menggambar, bercerita, bermain, meremas playdough, dan melakukan latihan pernapasan sederhana.
Sementara itu, journaling dilakukan secara sederhana melalui kegiatan menggambar, memilih ekspresi wajah, memberikan warna, dan menceritakan pengalaman yang dialami anak.
Melalui kegiatan ini, orang tua juga diberikan contoh bagaimana merespons emosi anak secara lebih positif. Peserta diajak memahami bahwa ketika anak menangis atau marah, orang tua dapat terlebih dahulu mengenali dan mengakui perasaan anak, kemudian membantu anak memahami apa yang sedang dirasakannya.
Dengan demikian, orang tua diharapkan tidak hanya berfokus pada perilaku anak, tetapi juga memahami emosi yang berada di balik perilaku tersebut.
Sebagai media pendukung, peserta memperoleh poster dan lembar panduan mengenai emosi anak, katarsis, serta journaling yang dapat digunakan kembali di rumah.
Kegiatan juga dilengkapi dengan kuesioner pemahaman emosi anak untuk memperoleh gambaran mengenai pemahaman orang tua terkait pengenalan emosi, respons terhadap emosi, dan pendampingan perkembangan sosial-emosional anak.
Program yang dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Posyandu Permata 3 ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis bagi orang tua dalam mendampingi perkembangan emosi anak.
Melalui penerapan katarsis dan journaling secara sederhana di lingkungan keluarga, orang tua diharapkan mampu menciptakan ruang yang aman bagi anak untuk mengenali, mengungkapkan, dan mengelola emosinya sejak dini. (*)
Editor: Triantotus












Komentar