Danlanud Adisutjipto Hadiri Pembukaan The 13th ASEAN Transport SAR Forum and ASEAN SAREX 2026

banner 468x60

Portalika.com [ YOGYAKARTA] – Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han., menghadiri pembukaan The 13th ASEAN Transport Search and Rescue (SAR) Forum and ASEAN SAR Exercise (ASEAN SAREX) 2026 yang berlangsung di Grand Hotel De Djokja, Kota Yogyakarta, Selasa, 29 September 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas delegasi negara-negara ASEAN, Timor-Leste, serta sejumlah unsur terkait dalam bidang pencarian dan pertolongan.

banner 300x250

Dalam sambutan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi dan peserta The 13th ASEAN Transport Search and Rescue (SAR) Forum and ASEAN SAR Exercise (ASEAN SAREX) 2026 di Yogyakarta.

BACA JUGA  Wagub Jateng Ajak Masyarakat Merawat Tradisi Meneladani Para Tokoh dan Ulama dalam Pengabdiannya kepada Bangsa

β€œAtas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta, saya mengucapkan selamat datang di Yogyakarta kepada seluruh delegasi dan peserta The 13th ASEAN Transport Search and Rescue (SAR) Forum and ASEAN SAR Exercise (ASEAN SAREX) 2026,” disampaikan dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut disampaikan bahwa forum tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan kawasan tidak dapat dibangun oleh satu negara saja. Kerja sama, rasa saling percaya, dan kesiapsiagaan antarnegara menjadi bagian penting dalam mewujudkan kawasan ASEAN yang tangguh dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

BACA JUGA  Kisah Sukses Anak Transmigran Asal Jawa Tengah yang Jadi Kepala Daerah

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan bahwa Yogyakarta memiliki nilai historis dan simbolis dalam perjalanan kerja sama SAR di kawasan ASEAN. Yogyakarta pernah menjadi bagian dari perjalanan awal penyelenggaraan ASEAN Transport SAR Forum. Oleh karena itu, penyelenggaraan kembali kegiatan di Yogyakarta memiliki makna penting dalam memperkuat semangat dan kesinambungan kerja sama SAR antarnegara.

Rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan pelaksanaan ASEAN SAR Exercise 2026. Latihan tersebut menjadi sarana untuk menguji kesiapan dan kemampuan negara-negara peserta dalam menghadapi situasi darurat yang kompleks, khususnya dalam aspek komunikasi, pertukaran informasi, pengambilan keputusan, serta pengerahan sumber daya secara cepat dan terkoordinasi.

BACA JUGA  Masa Tugas DPRD Trenggalek Akan Habis, Pembahasan Raperda APBD Perubahan 2024 Dikebut

Melalui forum dan latihan tersebut, diharapkan kerja sama pencarian dan pertolongan di kawasan ASEAN semakin kuat, sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta efektivitas penanganan keadaan darurat yang melibatkan lintas negara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Kabinda DIY, Wagub AAU, Danlanal Yogyakarta, pejabat Forkopimda DIY, delegasi ASEC, serta delegasi dari Brunei Darussalam, Malaysia, Kamboja, Thailand, Vietnam, Filipina, Indonesia, Singapura, dan Timor-Leste, serta tamu undangan lainnya. (Yulianto)

Komentar