Pelanggan KA BIAS, Tumbuh 21,4% Dibandingkan Tahun 2025

banner 468x60

Portalika.com [YOGYAKARTA] – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat pertumbuhan positif pada layanan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS). Berdasarkan data periode Januari–September 2026, jumlah pelanggan KA BIAS mencapai 744.934 pelanggan, meningkat 21,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 613.403 pelanggan.

Secara keseluruhan, jumlah pelanggan KA BIAS pada 2026 bertambah sebanyak 131.531 pelanggan dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan KA BIAS sebagai salah satu pilihan transportasi publik yang mendukung mobilitas masyarakat, khususnya untuk mengakses Bandara Internasional Adi Soemarmo dan berbagai kawasan yang dilayani oleh kereta api tersebut.

banner 300x250

Dari total pelanggan pada 2026, sebanyak 361.175 pelanggan tercatat melakukan perjalanan dengan KA BIAS sebagai pelanggan naik, sedangkan 383.759 pelanggan tercatat sebagai pelanggan turun.

BACA JUGA  Wamendagri, Pembicara Dalam Retret Presiden, Mantan Presiden, Menteri Dan Widyaiswara Dari Lemhannas

Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2025, jumlah pelanggan naik mencapai 296.948 pelanggan dan pelanggan turun sebanyak 316.455 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut menjadi indikator positif bagi pemanfaatan layanan KA BIAS sebagai bagian dari transportasi publik yang terintegrasi.

“Pertumbuhan pelanggan KA BIAS sebesar 21,4% merupakan capaian positif sekaligus menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami berharap KA BIAS dapat semakin menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang praktis, nyaman, dan mendukung konektivitas menuju bandara maupun berbagai tujuan perjalanan lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Bangun Sinergi dengan Jatma Aswaja

KA BIAS tidak hanya menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat, tetapi juga berperan dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan kewilayahan.

Dengan menghubungkan Kota Surakarta, Bandara Internasional Adi Soemarmo, Palur, Walikukun, hingga Madiun, layanan ini memberikan kemudahan mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas sehari-hari, perjalanan menuju bandara, hingga menikmati waktu luang dengan mengunjungi berbagai destinasi.

Konektivitas yang didukung oleh layanan KA BIAS diharapkan dapat meningkatkan interaksi antarkawasan, membuka peluang aktivitas ekonomi, serta mengoptimalkan potensi wilayah yang terhubung.

BACA JUGA  Dukung SDGs 2 dan 12, Mahasiswa KKN-T 114 Undip Berdayakan Masyarakat Desa Blimbing melalui Budidaya Ayam Kampung Petelur dan Maggot sebagai Pakan Alternatif

Dengan demikian, keberadaan KA BIAS tidak hanya memberikan manfaat bagi pelanggan, tetapi juga mendukung perkembangan kawasan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang wilayah layanannya.

Stasiun Solo Balapan menjadi titik yang tersibuk baik untuk keberangkatan maupun kedatangan KA BIAS. KAI Daop 6 Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu.

Peningkatan kualitas pelayanan juga menjadi bagian dari upaya KAI dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.

KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan KA BIAS sebagai alternatif transportasi publik dalam mendukung perjalanan menuju dan dari Bandara Internasional Adi Soemarmo. (Ariyanto)

Komentar