Lolos Pameran Internasional di Irak, Karya Dosen Desain Interior ISI Surakarta Angkat Karakter Wayang Pahlawan

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Karya visual dosen Prodi Desain Interior FSRD ISI Surakarta, Agung Purnomo lolos kurasi dan bersanding dengan 308 karya dari 202 peserta yang berasal dari 38 negara.

Karyanya berupa desain poster dengan menampilkan figur wayang pahlawan yang dikombinasikan dengan teks sebagai latar belakang.

banner 300x250

Negara itu seperti Mesir, Ekuador, India Belarus, Yunani, Tiongkok, Kolombia, Hungaria, dan negara lainnya dipajang dalam pameran internasional secara online https://aliart1.my.canva.site/ttahexhibition.

BACA JUGA  Warga Pati Datangi Polda Jateng Minta Warga Dibebaskan

Langkah ini sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana hasil riset dan pengabdian pada masyarakat dapat diwujudkan ke dalam beragam luaran.

Selain berupa artikel ilmiah, KI (Kekayaan Intelektual), kebijakan, model (prototipe), maupun berupa hasil karya desain lainnya.

Agung Purnomo, dosen Prodi Desain Interior FSRD ISI Surakarta menghasilkan karya visual dari kegiatan ilmiah Hibah Kemendiktisainstek mengenai karakter Wayang Pahlawan sebagai media peningkatan nasionalisme untuk siswa sekolah dasar.

BACA JUGA  Awal Semester II Ini, Investasi Rp480 Miliar Masuk Jateng, Serap 500 Tenaga Kerja

Capaian yang diraih Agung Purnomo dengan karya yang berjudul Almost Everything ini dipamerkan dalam ajang tingkat internasional yakni TTAH Things That Almost Happened 2026 – Virtual Exhibition di Irak yang dibuka mulai 15 September 2026.

Dalam rilis yang dikirim, Agung Purnomo menjelaskan bahwa capaian ini membuktikan luaran kegiatan ilmiah dapat menjadi luaran yang berdampak dan mampu membuktikan karya visual bersanding dengan seniman dan desainer di mancanegara.

BACA JUGA  Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Andalan Pertumbuhan Ekonomi Jateng Tahun 2027

Sedangkan Kaprodi Desain Interior FSRD ISI Surakarta, Putri Sekar Hapsari, mengapresiasi dan mendukung aktivitas dosen dalam berkarya dan submit di ajang tingkat internasional ini. Selain itu, pencapaian ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi civitas akademik lainnya. (Nendar/*)

Editor: Suryono

Komentar