Portalika.com [PACITAN] – Mahasiswa KKN-T IPB University mendorong nugget ikan nila sebagai salah satu alternatif produk olahan bernilai tambah di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Program bertajuk “Diversifikasi Produk Perikanan” tersebut dilaksanakan di Balai Desa Jetak dan diikuti 11 ibu-ibu PKK dari Dusun Krajan.
Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan ikan nila sebagai bahan pangan yang dapat dikembangkan menjadi produk olahan. Peserta tidak hanya memperoleh edukasi, tetapi juga mengikuti praktik langsung pembuatan nugget ikan nila.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada alternatif pengolahan ikan sehingga hasil perikanan tidak hanya dikonsumsi atau dijual dalam kondisi segar. Produk olahan juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan dipasarkan.
Dalam praktiknya, peserta mempelajari sejumlah tahapan pengolahan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan daging ikan, pencampuran bahan, pembentukan adonan, pengukusan, pelapisan, hingga penyimpanan dan pengolahan lanjutan.
Keterampilan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara mandiri di rumah tangga. Ikan nila dipilih sebagai bahan karena dapat diolah menjadi produk nugget yang relatif mudah diterima berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak.
Konsep utama kegiatan adalah diversifikasi produk perikanan, yakni mengembangkan hasil perikanan menjadi berbagai bentuk produk olahan untuk meningkatkan nilai ekonominya.
Selain praktik pengolahan, mahasiswa KKN-T IPB University juga memberikan sosialisasi GEMARIKAN atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan.
Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dan zat gizi bagi keluarga. Kandungan protein dalam ikan diperlukan tubuh untuk mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan.
Peningkatan minat masyarakat mengonsumsi ikan menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga.
Program tersebut juga memperkenalkan peluang usaha dari produk olahan ikan. Ikan segar dapat dikembangkan menjadi produk dengan bentuk, cita rasa, dan kemasan yang lebih menarik sehingga berpotensi memiliki nilai jual lebih tinggi.
Antusiasme peserta menunjukkan adanya peluang mengembangkan nugget ikan sebagai usaha rumahan melalui inovasi resep, ukuran, bentuk, kemasan, dan strategi pemasaran.
Salah satu hasil penting kegiatan tersebut adalah terbentuknya POKLAHSAR atau Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan. Kelompok ini diharapkan menjadi wadah kerja sama dalam produksi, pengembangan produk, dan pemasaran.
Secara keseluruhan, program Diversifikasi Produk Perikanan memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Desa Jetak dalam mengolah ikan nila. Kegiatan tersebut sekaligus membuka wawasan mengenai peluang ekonomi berbasis perikanan dan pentingnya konsumsi ikan bagi keluarga.
Penguatan keterampilan, keberadaan POKLAHSAR, serta pengembangan pemasaran diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Jetak untuk menghasilkan produk perikanan yang berkelanjutan, bernilai ekonomi, dan mendukung pemenuhan gizi keluarga. (Akbar)












Komentar