Haul Solo, 115.000 Kendaraan Melintas GT Ngemplak

banner 468x60

Portalika.com [BOYOLALI] – PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku pengelola Ruas Jalan Tol Solo – Ngawi mencatat sebanyak 115.935 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Ngemplak selama pelaksanaan Gelaran Haul Solo pada 3–4 Oktober 2026. Jumlah tersebut meningkat 22% dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan menyampaikan kendaraan Golongan I masih mendominasi pergerakan lalu lintas yang melintas melalui GT Ngemplak selama pelaksanaan Gelaran Haul Solo.

banner 300x250

“Berdasarkan pencatatan kami, volume lalu lintas tertinggi terjadi pada 3 Oktober 2026, yaitu mencapai 56.734 kendaraan,” ungkap Mery.

PT JSN juga mencatat volume lalu lintas transaksi pada periode yang sama untuk setiap Gerbang Tol (GT) Ruas Solo Ngawi sebagai berikut:

  1. GT Bandara Adi Soemarmo; Tercatat sebanyak 4.740 kendaraan keluar melalui GT Bandara Adi Soemarmo atau naik sebesar 13% dari lalu lintas normal sebanyak 4.180 kendaraan. Untuk kendaraan masuk melalui GT Bandara Adi Soemarmo tercatat sebanyak 4.432 kendaraan atau naik sebesar 21% dari lalu lintas normal sebanyak 3.665 kendaraan.
  2. GT Ngemplak; Tercatat sebanyak 15.872 kendaraan memasuki kota Solo atau naik sebesar 27% dari lalu lintas normal yakni 12.486 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Solo tercatat sebanyak 14.197 kendaraan atau naik sebesar 28% dari lalu lintas normal sebanyak 11.080 kendaraan.
  3. GT Gondangrejo; Tercatat sebanyak 6.758 kendaraan memasuki kota Purwodadi atau naik sebesar 14% dari lalu lintas normal sebanyak 5.926 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Purwodadi tercatat sebanyak 8.865 kendaraan atau naik sebesar 39% dari lalu lintas normal sebanyak 6.355 kendaraan.
  4. GT Karanganyar; Tercatat sebanyak 12.538 kendaraan memasuki Karanganyar atau naik sebesar 23% dari lalu lintas normal sebanyak 10.217 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Karanganyar tercatat sebanyak 15.174 kendaraan atau naik sebesar 37% dari lalu lintas normal sebanyak 11.089 kendaraan.
  5. GT Sragen; Tercatat sebanyak 6.726 kendaraan memasuki kabupaten Sragen atau naik sebesar 9% dari lalu lintas normal sebanyak 6150 kendaraan. Untuk kendaraan yang masuk melalui GT Sragen tercatat sebanyak 5819 kendaraan atau naik sebesar 10% dari lalu lintas normal sebanyak 5303 kendaraan.
  6. GT Sragen Timur; Tercatat sebanyak 3.183 kendaraan keluar melalui GT Sragen Timur atau naik sebesar 9% dari lalu lintas normal sebanyak 2.932 kendaraan. Untuk kendaraan yang masuk melalui GT Sragen Timur tercatat sebanyak 3.973 kendaraan atau naik sebesar 11% dari lalu lintas normal sebanyak 3.588 kendaraan.
  7. GT Ngawi; Tercatat sebanyak 6.644 kendaraan memasuki Ngawi atau naik sebesar 13% dari lalu lintas normal sebanyak 5.872 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Ngawi tercatat sebanyak 7.014 kendaraan atau naik sebesar 18% dari lalu lintas normal sebanyak 5.967 kendaraan.
BACA JUGA  Neo Solo Grand Mall Hadirkan UMKM Center Festival & Pasar Nostalgia 2025 dalam Satu Pekan Meriah

Mery menambahkan, dalam menghadapi potensi peningkatan volume lalu lintas selama pelaksanaan Haul Solo, PT JSN telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif dengan mengoptimalkan layanan operasional di seluruh Ruas Jalan Tol Solo–Ngawi.

BACA JUGA  14 Hari Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Pelat Nomor Kendaraan Jadi Salah Satu Fokus Perhatian

Persiapan tersebut meliputi penambahan petugas untuk mendukung kelancaran pelayanan transaksi di Gerbang Tol (GT), pengoperasian Gardu _Oblique Approach Booth_ (OAB), serta penambahan petugas untuk membantu pengaturan area parkir dan menjaga kebersihan toilet di sejumlah rest area sepanjang ruas tol.

BACA JUGA  Mobil Carry Bermuatan Kerupuk Terbakar di Sidoharjo

“Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan Haul Solo, PT JSN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jalan tetap optimal. Kami memastikan kesiapan petugas, mengoptimalkan gardu transaksi, serta melakukan pengecekan fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol, sehingga pengguna jalan tetap dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” tambah Mery.

PT JSN mengingatkan para pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kendaraan dalam kondisi layak dan siap digunakan, kecukupan saldo uang elektronik, hingga ketersediaan bahan bakar.

Apabila merasa lelah atau mengantuk, manfaatkan fasilitas tempat istirahat yang tersedia untuk memulihkan kondisi sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Selama perjalanan, tetap utamakan keselamatan, jaga kewaspadaan, dan patuhi rambu serta ketentuan yang berlaku. (Ariyanto)

Komentar