Indonesia Tidak Jadi Penonton, Tapi Penentu dan Pencetak Sejarah Perdamaian Dunia

banner 468x60

Portalika.com [JAKARTA] – Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dan berpengaruh dalam memperjuangkan perdamaian dunia.

Kepala Negara menunjukkan bahwa Indonesia hadir dengan langkah diplomasi dan aksi kemanusiaan yang konkret. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan dalam bidang diplomasi, Presiden Prabowo secara konsisten menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan dan perdamaian Palestina di berbagai forum internasional.

banner 300x250

Sikap tegas ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap prinsip politik luar negeri bebas aktif yang berpihak pada kemanusiaan dan keadilan.

BACA JUGA  Satu Data Indonesia, Pemprov Jateng Kerja Sama dengan BPS

“Yang pertama adalah diplomasi. Beliau selalu memberikan pidato dalam forum-forum besar internasional, yang kedua lewat aksi nyata, sejak beliau Menhan hingga sekarang,” ujar Seskab Teddy.

BACA JUGA  Pertanian, Ekonomi, dan Pendidikan Jadi Fokus Arahan Presiden Prabowo dalam Rapat Terbatas di Kertanegara

Menurut Seskab Teddy, kehadiran Indonesia dalam forum tersebut mencerminkan semakin besarnya penghormatan dan pengakuan dunia terhadap posisi Indonesia di tingkat global.

“Ini adalah momentum yang sangat besar, hari yang istimewa. Jadi Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo tidak hanya menjadi penonton, tapi kita di sini turut serta menjadi salah satu penentu dan salah satu pencetak sejarah dalam perdamaian di Timur Tengah, khususnya di Palestina,” tambahnya. (BPMI Setpres)

BACA JUGA  Humas: Diksar Kokam Kota Surakarta Cetak Kader Tangguh dan Siap Siaga

Editor: Triantotus

Komentar