Wonogiri – Peristiwa Nabi Ibrahim AS dengan anaknya Ismail AS menjadi intropeksi semua umat Islam dalam mencari ridlo Illahi. Saat ini kita tak hanya butuh generasi emas tetapi yang kita butuhkan adalah generasi Rabbani yang berpikir dengan bimbingan wahyu, bukan sekadar logika duniawi.
Pernyataan itu disampaikan Adi Nugroho dari Lazismu Wonogiri saat menjadi khotib Salat Id di halaman Kantor MPP depan Kodim 0728/Wonogiri, Jumat, 6 Juni 2025.
Menurutnya, ujian kita hari ini, adalah menyelamatkan anak-anak dari sembelihan kemajuan yang palsu. Yakni dari kemajuan zaman yang menawarkan kesenangan tanpa arah, pengetahuan tak berhikmah, kebebasan tanpa marwah.
Adi menyatakan dari Nabi Ibrahim AS kita belajar tiga cara membangun generasi rabbani untuk membentuk anak-anak keturunan layaknya Ismail. Pertama, memberikan pendidikan tauhid sejak dini, mengajari anak bukan tentang dunia semata, tapi tentang Allah pencipta langit dan bumi Yang Maha Kuasa.
Kemudian kedua, mengembangkan kemampuan berpikir, sebagaimana keteledanan pada Nabi Ibrahim dan ketiga pembiasaan sholat dan ibadah.
“Nabi Ibrahim sebagai ayah saat mendapati mimpi mengajak putranya berdialog, membuka ruang bagi akal dan nurani untuk turut berbicara. Ini membangun bukan sekadar menyuruh, tapi membimbing agar memahami arah dan maknanya,” jelasnya.
Selain itu, kepada anak kita ajarkan sebelum tangan kecil anak-anak lihai mengangkat gawai, kita ajarkan terlebih dahulu cara mengangkat takbir dalam sholat dengan khusyuk dan damai.
“Sebelum lisannya fasih menyebut nama-nama selebriti dunia, ajarkan terlebih dahulu hafal asma’ul husna nama-nama Allah yang agung dan mulia. Sekarang ini banyak rumah berdiri megah tapi kosong makna. Kita hidup dalam ruang yang penuh suara, namun miskin pendengar. Ayah sibuk mengejar jabatan, Ibu disibukkan oleh karier, anak-anak tenggelam dalam layar yang tak pernah tidur,” tandasnya.
269 Personel Pengamanan
Sementara itu, Polres Wonogiri menurunkan 269 anggota guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksaanan ibadah Sholat Idul Adha 1446 H.
Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo melalui Kasi Humas, AKP Anom Prabowo mengatakan, pengamanan dilakukan secara serentak di wilayah Kabupaten Wonogiri baik yang melaksanakan ibadah Salat Idul Adha di masjid maupun di lapangan, yang di lanjutkan untuk memantau tempat-tempat pemotongan penyembelihan hewan kurban.
“Kita juga melakukan pengaturan parkir kendaraan para jemaah untuk tidak parkir sembarangan dengan mengarahkan parkir di tempat yang telah ditentukan sehingga kendaraan yang parkir tertata dengan baik dan rapi sehingga tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas,” ungkapnya
Di Kecamatan Wonogiri pengamanan di fokuskan di lima titik, mulai dari depan Kantor Satlantas Polres Wonogiri, depan Kodim 0728 Wonogiri, Masjid At Taqwa Wonogiri, Lapangan Bantarangin dan Lapangan Pringgodani.
“Kami juga turut serta mengimbau dan mengharapkan seluruh masyarakat manfaatkan betul libur bersama untuk melakukan kegiatan yang bersama keluarga, ibadah dan kemudian berhati-hati dalam perjalanan” jelasnya. (Triantotus)












Komentar