MWC NU Kecamatan Wonogiri Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Wonogiri menyelenggarakan pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekretariat MWC NU, Wonogiri, Minggu lalu.

Kegiatan ini menghadirkan penceramah Kiai Muhammad Nur Sholeh, Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatus Sholihin, Sentono Kecamatan Tirtomoyo. Kiai Nur menyampaikan tausyiah bertema melalui teladan Nabi Muhammad SAW mari kita eratkan solidaritas antar umat beragama dan tingkatkan persatuan kesatuan bangsa.

banner 300x250

Kiai Nur menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam menjaga persaudaraan, toleransi, dan kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, teladan Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk umat Islam, tetapi juga menjadi inspirasi universal dalam membangun kehidupan bangsa yang harmonis.

“Rasulullah telah mencontohkan kepada kita bagaimana membangun masyarakat yang penuh kasih sayang, adil, dan menghargai perbedaan. Dengan meneladani beliau, kita dapat memperkuat ukhuwah, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniyah,” tuturnya

Acara ini dihadiri Kepala KUA Kecamatan Wonogiri, Nur Kholis Sigit, SSy, jajaran pengurus MWC NU Kecamatan Wonogiri, tokoh masyarakat, para kyai, santri, dan warga Nahdliyin. Suasana khidmat dan penuh semangat persaudaraan terlihat sejak awal hingga akhir acara.

Sigit menyambut baik pengajian yang diselenggarakan MWC NU Kecamatan Wonogiri. Dia berharap agenda itu dapat menjadi sarana untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta dalam rangka meneladani Nabi Muhammad Saw.

Pengurus MWC NU Kecamatan Wonogiri, H Asrori mengajak jemaah berkhidmat pada NU secara jiwa raga walaupun seakan seperti debu yg menempel di NU.

“Berkhidmat pada NU berarti mengabdikan diri, waktu, tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raga untuk perjuangan Nahdlatul Ulama,” imbuh Asrori.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, MWC NU Kecamatan Wonogiri berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Doa yang dipimpin Pengasuh Ponpes Hanacaraka, Gus Ahan Mahabie, SS, MA. (Nadhiroh)

Komentar