Program kerja Edukasi, Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Artifical Intelligence dalam Pengembangan Branding UMKM di Desa Tanon

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa KKN Kelompok 102 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Naila Harmalia Balqis. Program studi Manajemen melaksanakan program Kerja Kuliah Nyata (KKN) berupa edukasi, pelatihan, dan pendampingan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan branding usaha pada UMKM di Desa Tanon, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Kegiatan pertama dilaksanakan di UMKM Rona Tea & Coffee, Gabusan, Sragen, dengan fokus pada pengembangan media branding dan informasi produk.

banner 300x250

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pendampingan dalam pemanfaatan teknologi AI untuk membantu proses perancangan identitas visual usaha.

BACA JUGA  Karya Poster Mahasiswa DKV ISI Surakarta Lolos Kurasi dan Dipajang Asian Vanguard Art & Design Exhibition 2026, Tiongkok

Salah satu hasil kegiatan berupa pembuatan light box menu yang digunakan sebagai media informasi produk sekaligus sebagai elemen visual untuk meningkatkan daya tarik dan profesionalitas tampilan UMKM.

Pemanfaatan AI dalam kegiatan tersebut diarahkan sebagai teknologi pendukung dalam proses pengembangan ide dan desain, sehingga pelaku UMKM dapat memperoleh alternatif visual yang sesuai dengan karakteristik usahanya.

BACA JUGA  Di KTT BRICS Tegas, Indonesia Komitmen Hadapi Perubahan Iklim dan Krisis Kesehatan Global

Kehadiran light box menu diharapkan dapat mempermudah konsumen dalam memperoleh informasi mengenai produk serta meningkatkan daya tarik visual UMKM Rona Tea & Coffee.

Selanjutnya, pada 27 Juli 2026, kegiatan pendampingan dilanjutkan di UMKM Salsabila Susu Kedelai dengan fokus pada penguatan identitas merek.

Kegiatan meliputi pengembangan nama brand serta pembuatan media promosi berupa MMT sebagai identitas visual usaha.

BACA JUGA  Ingat Para Takmir, Jadikan Masjid Ruang Kemanusiaan dan Kepedulian

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 102 UNISRI berupaya mendorong pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan teknologi digital dan AI secara praktis dalam pengembangan branding.

Pendampingan diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan daya tarik produk, memperkuat identitas usaha, serta mendukung pemasaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. (*)

Editor: Suryono

Komentar