Portalika.com [SRAGEN] – Upaya menciptakan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan ramah bagi anak terus dilakukan melalui peningkatan pemahaman serta kesadaran sejak usia dini.
Salah satunya melalui edukasi mengenai pencegahan bullying dan kekerasan terhadap anak yang dilaksanakan di SD Negeri Gesi 1, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen.
Kegiatan penyuluhan hukum tersebut dilaksanakan pada 25 Juli 2026 dan diikuti oleh seluruh siswa dan siswi SD Negeri Gesi 1 yang berjumlah 107 orang. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta yang dilaksanakan oleh Meilana, mahasiswa Fakultas Hukum, dengan dukungan anggota kelompok KKN serta kerja sama pihak sekolah.
Mengangkat tema “Penyuluhan Hukum Pencegahan Bullying dan Kekerasan terhadap Anak di Sekolah Dasar melalui Pembentukan Sekolah Ramah Anak,” kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk tindakan perundungan, dampak kekerasan, serta pentingnya perlindungan hak-hak anak.
Tindakan seperti mengejek, mengolok-olok, mengucilkan, mendorong, hingga memukul dijelaskan secara terperinci agar siswa dapat mengenali dan menghindarinya sejak dini.
Penyampaian materi hukum dilakukan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Agar kegiatan tetap interaktif, materi tidak hanya disampaikan melalui ceramah, tetapi juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab serta permainan edukatif (ice breaking).
Siswa diajak memahami bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlakuan yang baik serta lingkungan belajar yang aman.
“Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keberanian untuk melapor kepada guru maupun orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying dan kekerasan di sekitar mereka,” ujar Meilana.
Meskipun diikuti oleh 107 siswa dari rentang usia dan tingkat kelas yang berbeda, kegiatan tetap berjalan efektif.
Perbedaan tingkat pemahaman antara siswa kelas rendah dan kelas tinggi disiasati melalui koordinasi yang baik dengan dewan guru serta penggunaan metode penyampaian yang menyenangkan.
Partisipasi aktif siswa terlihat dari antusiasme mereka dalam menjawab pertanyaan dan mengikuti permainan.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari program KKN PPM UNISRI bertema “Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen” yang berlangsung pada 14 Juli hingga 31 Agustus 2026.
Melalui penyuluhan hukum ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap perlindungan anak di lingkungan sekolah dapat terus tumbuh. Edukasi yang diberikan menjadi langkah awal dalam mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari bullying dan kekerasan di SD Negeri Gesi 1. (*)
Penulis/Kontributor: Meilana, mahasiswa KKN PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Tahun akademik 2025/2026
Editor: Suryono












Komentar