Bakti TNI AD 2026 di Banyumas dan Kebumen Targetkan Pembangunan Infrastruktur, 80 Titik Sumur Bor dan Rehabilitasi 150 RTLH

banner 468x60

Portalika.com [BANYUMAS] — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan kegiatan Bakti TNI AD untuk rakyat mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dan gotong royong dalam pembangunan daerah.

Kegiatan itu sejalan dengan semangat pemerintahan kolaboratif (collaborative goverment) yang diusung oleh Pemprov Jateng. Gubernur menyatakan hal itu saat membuka kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026 yang diselenggarakan Kodam IV/Diponegoro di Alun-alun Kabupaten Banyumas dan Kebumen, Jumat, 16 Oktober 2026.

banner 300x250

“Saya sangat mengapresiasi karena ini bentuk collaborative goverment dari pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam bahu-membahu menyejahterakan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA  Indonesia Tampil Gemilang di World Championship Para Atletik 2025, Raih 4 Medali dan 1 Rekor Asia

Kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat berlangsung selama 60 hari. Kegiatan yang dilakukan di Banyumas dan Kebumen meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang total 2.255 meter, 22 titik jembatan, 80 titik sumur bor, serta rehabilitasi 150 rumah tidak layak huni.

BACA JUGA  Cerita dari Desa Hargorejo, Objek Reforma Agraria yang Menumbuhkan Harapan Warga Kulonprogo

Selain itu juga ada pembangunan fasilitas sanitasi, revitalisasi sekolah dan tempat ibadah, serta pelayanan kesehatan, bantuan sosial, dan lainnya.

Luthfi berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang nanti dibangun melalui Bakti TNI AD tersebut.

BACA JUGA  Alami Sesak Napas Saat Misa Natal, Tim Kesehatan Polres Sukoharjo Gerak Cepat Tangani Jemaat

“Kami mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga dan merawat agar apa yang nanti dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” katanya. (Hmjt/*)

Editor: Triantotus

Komentar