Persiapan Capai 99%, Panitia Borobudur Marathon 2026 Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] — Persiapan event lari Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 sudah mencapai 99%. Gelaran rutin yang tahun ini mengusung tema “Decade of Legacy” ini akan dilaksanakan pada 15 November 2026 mendatang.

Rencananya, akan ditargetkan 12.500 peserta, terdiri atas 3.300 pelari kategori 10K, 4.200 pelari kategori Half Marathon, dan 5.000 pelari Full Marathon.

banner 300x250

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan akan mendukung penuh kegiatan tersebut. Hanya, ia meminta kepada penitia agar mempersiapkan dengan sebaik-baiknya, termasuk mitigasi terhadap kondisi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama penyelenggaraan event.

“Kegiatan ini kesiapannya hampir 99%. Borobudur Marathon memang menjadi ikon kita, salah satu yang terbaik. Terima kasih untuk panitia, kami akan support penuh,” kata Luthfi saat menerima audiensi dari pimpinan Kompas dan event management Borobudur Marathon di kantornya, Selasa, 20 Oktober 2026.

BACA JUGA  Tim PKM-I UNS Gelar Pelatihan Membuat Gummy Yoghurt Coffee Dan Smart Packaging

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menambahkan, Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 merupakan salah satu event besar lari jarak jauh yang menjadi penutup setelah berbagai event besar lain sejak awal tahun di Indonesia.

Event-event lain yang sudah berjalan sebelumnya diharapkan bisa menjadi pembelajaran untuk penyelenggara Borobudur Marathon.

Karenanya, Sumarno menekankan agar penyelenggara melakukan mitigasi dan persiapan sejak awal. Sebab, keselamatan peserta lebih penting dan utama. Ia meminta kepada panitia agar terus memantau situasi cuaca, kualitas udara, dan sebagainya.

“Kecukupan tenaga medis juga harus disiapkan dengan baik, itu bisa dihitung dan nanti kalau perlu tempat-tempat rujukan juga tolong disiapkan,” jelasnya.

BACA JUGA  6 Unit Sepeda Motor Jadi Sarana Patroli Kesehatan Biddokkes Polda Jateng untuk Masyarakat

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya oleh penyelenggara adalah mengenai cheering. Sumarno meminta di titik Tanjakan Cinta lebih banyak ditempatkan cheering di sisi kanan-kiri rute yang dilalui pelari.

Tanjakan Cinta merupakan salah satu titik favorit dan selalu dinantikan oleh para pelari. Jika banyak cheering di titik tersebut maka pelari akan lebih semangat.

Adapun terkait dengan rute, Sumarno menekankan agar bisa melintasi areal parkir Masjid Agung Jawa Tengah di Magelang. Sebab, masjid tersebut merupakan salah satu lanskap baru di Magelang yang harus dipromosikan.

“Kalau bisa lewat halaman parkir akan banyak yang tahu di situ ada Masjid Agung Jawa Tengah dan lebih dikenal masyarakat banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Kompas mewakili panitia acara, Lukminto Wibowo mengatakan persiapan Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 saat ini sudah 99%. Masalah nonteknis terkait dengan cuaca juga telah menjadi perhatian panitia penyelenggara.

BACA JUGA  Mahasiswa KPM Kenalkan Maulid Dzibaiyah dalam Rutinan Yasinan di Lemahbang

“Semua sudah siap, tinggal kita jalan. Masalah cuaca ini memang jadi perhatian. Mudah-mudahan semua nanti berjalan lancar,” ujarnya.

Lukminto menjelaskan, untuk memperingati satu dekade Borobudur Marathon, maka pada event kali ini ada apresiasi khusus kepada pelari yang telah mengikuti event tersebut sebanyak lima kali. Apresiasi itu berupa medali dedicated yang akan diberikan ketika saat finish.

Kriteria penerima medali dedicated tersebut dilihat dari catatan digital dan track record peserta dalam mengikuti event Borobudur Marathon. Baik kategori 10K, Hal Marathon, maupun Full Marathon. (Hmjt/*)

Editor: Triantotus

Komentar