Bukan Sekadar Alat Bayar, Mahasiswa KKN Unisri Ajak UMKM Desa Gesi Lebih Paham Rupiah

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] — Rupiah bukan sekadar alat pembayaran dalam aktivitas jual beli. Pemahaman mengenai Rupiah juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap mata uang Indonesia, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang setiap hari berhadapan dengan transaksi.

Hal tersebut menjadi perhatian mahasiswa KKN PPM Unisri Surakarta Kelompok 12 Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, melalui kegiatan Ceria Rupiah: Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah di Balaidesa Gesi, Rabu, 29 Juli 2026 diikuti oleh 15 pelaku UMKM Desa Gesi.

banner 300x250

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah). Materi yang disampaikan tidak hanya mengajak peserta untuk mengenal Rupiah sebagai alat pembayaran, tetapi juga membangun pemahaman mengenai pentingnya menghargai dan menggunakan Rupiah secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi pelaku UMKM, pemahaman tersebut memiliki kaitan langsung dengan aktivitas usaha. Transaksi jual beli yang dilakukan setiap hari membuat pelaku UMKM perlu memiliki pengetahuan yang cukup mengenai Rupiah, baik ketika menerima maupun menggunakan uang dalam kegiatan ekonomi.

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut adalah pengenalan ciri-ciri keaslian uang Rupiah. Peserta diajak mengenali karakteristik uang Rupiah dan mempraktikkan cara sederhana untuk memeriksa keasliannya melalui gerakan 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

Peserta secara langsung mempraktikkan cara melihat unsur pengaman pada uang, meraba bagian tertentu yang memiliki tekstur khas, serta menerawang uang untuk menemukan tanda-tanda keasliannya.

Edukasi tersebut diharapkan dapat membuat pelaku UMKM lebih cermat ketika menerima uang dari konsumen.

Rizka Azizah Fatmasari selaku pelaksana program kerja pribadi mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan Ceria Rupiah ini, kami berharap pelaku UMKM tidak hanya mengetahui ciri-ciri uang Rupiah asli, tetapi juga memahami pentingnya Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Kami ingin pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, terutama ketika masyarakat melakukan transaksi menggunakan Rupiah,” ujar Rizka.

Menurut Rizka, pelaku UMKM memiliki peran penting dalam penggunaan Rupiah karena aktivitas usaha mereka bersentuhan langsung dengan transaksi keuangan.

Karena itu, pemahaman mengenai Rupiah diharapkan dapat menjadi bekal bagi pelaku usaha untuk melakukan transaksi secara lebih cermat.

Kegiatan Ceria Rupiah menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN PPM UNISRI Kelompok 12 dalam memberikan edukasi yang dekat dengan aktivitas masyarakat.

Melalui pemahaman yang lebih baik, pelaku UMKM Desa Gesi diharapkan tidak hanya menggunakan Rupiah sebagai alat pembayaran, tetapi juga semakin cinta, bangga, dan paham terhadap Rupiah. (*)

Editor: Suryono

Komentar