Mahasiswa KKN Unisri Sosialisasi Smart Teen, Smart Character di SMPN 1 Miri

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta memberikan layanan Bimbingan dan Konseling (BK) secara klasikal kepada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Miri, Kabupaten Sragen, pada 20 Juli 2026.

Kegiatan bertajuk Smart Teen, Smart Character: Keren, Cerdas, Berkarakter tersebut menjadi upaya mahasiswa KKN dalam memberikan penguatan karakter kepada remaja melalui kegiatan yang komunikatif dan partisipatif.

banner 300x250

Layanan klasikal tersebut dirancang dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan siswa. Mahasiswa KKN mengajak peserta didik membahas berbagai situasi yang dapat mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan pergaulan, pengendalian diri, kejujuran, tanggung jawab, pengambilan keputusan, serta penggunaan media sosial secara bijak.

Dalam pelaksanaannya, siswa tidak hanya menerima materi secara satu arah. Mereka diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, menentukan respons terhadap sejumlah situasi, serta menjelaskan alasan di balik pilihan yang mereka ambil.

Pendekatan tersebut membuat proses layanan berlangsung lebih interaktif sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk belajar mempertimbangkan suatu tindakan sebelum mengambil keputusan.

Materi yang disampaikan mengangkat lima nilai utama dalam konsep SMART, yaitu Self Control, Make Good Decisions, Appreciate Others, Responsible, dan Think Before You Act.

Kelima nilai tersebut diarahkan untuk membantu siswa memahami pentingnya mengendalikan diri, mengambil keputusan yang tepat, menghargai orang lain, bertanggung jawab, serta mempertimbangkan dampak sebelum melakukan suatu tindakan.

Penguatan karakter diberikan melalui berbagai contoh yang dekat dengan keseharian siswa. Mulai dari bagaimana menyikapi teman, menghadapi ajakan untuk melakukan sesuatu yang kurang tepat, bertanggung jawab terhadap tugas, hingga bersikap bijak ketika menerima maupun membagikan informasi di media sosial.

Mahasiswa KKN juga menekankan karakter tidak terbentuk hanya melalui pemahaman terhadap teori, tetapi melalui kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus. Sikap sederhana seperti berkata jujur, menghargai orang lain, berani mengakui kesalahan, mampu mengendalikan diri, dan berpikir sebelum bertindak merupakan bagian dari proses membangun karakter positif.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Meskipun terdapat beberapa momen ketika perhatian siswa mulai berkurang, mereka kembali terlibat ketika kegiatan memasuki sesi diskusi dan pemberian kasus.

Guru Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 1 Miri, Sri Yanti, SPd, mengapresiasi respons siswa selama kegiatan. “Wah, ternyata sangat antusias ya, padahal tidak direncanakan,” ujar Sri Yanti.

Sementara itu, Keyla Shava Aurelia, mahasiswa KKN yang memberikan layanan, mengaku mengapresiasi semangat siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi semangat siswa yang luar biasa. Memang ada beberapa momen ketika perhatian mereka mulai berkurang. Namun, dengan metode yang interaktif, saya sangat bersyukur karena pada akhirnya mereka dapat memahami materi yang saya berikan,” ungkap Keyla.

Menurut Keyla, keterlibatan siswa menjadi bagian penting dalam pelaksanaan layanan BK. Ketika siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dan menghubungkan materi dengan situasi yang mereka alami, pembahasan mengenai karakter menjadi lebih mudah dipahami dan tidak terasa sebagai penyampaian materi satu arah.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman selama layanan berlangsung. Mahasiswa KKN Unisri berharap siswa dapat menerapkan nilai-nilai yang telah dibahas dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berinteraksi dengan teman, mengikuti kegiatan pembelajaran, berada di lingkungan keluarga, maupun saat menggunakan media sosial.

Melalui layanan Smart Teen, Smart Character, mahasiswa KKN Unisri turut berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah sekaligus mendorong siswa untuk menjadi remaja yang mampu berpikir secara bijak, bertanggung jawab atas pilihannya, dan memiliki karakter positif dalam kehidupan bermasyarakat. (*)

Editor: Suryono

Komentar