Mahasiswa KKN Undip Laksanakan Edukasi Digitalisasi Pembukuan PKK bagi Bendahara Desa Blimbing

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Anggi Putri Rahmawati, melaksanakan program kerja monodisiplin dari bidang Akuntansi Perpajakan melalui kegiatan edukasi digitalisasi pembukuan organisasi PKK kepada bendahara Desa Blimbing, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dengan memberikan edukasi dan pendampingan mengenai pencatatan keuangan sederhana menggunakan media digital yang mudah digunakan dan dapat diterapkan dalam kegiatan administrasi keuangan PKK.

banner 300x250

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan organisasi, khususnya dalam melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara lebih terstruktur.

Digitalisasi pembukuan diharapkan dapat membantu bendahara dalam menyusun catatan keuangan yang lebih rapi, mudah diperbarui, serta dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan organisasi.

Dalam pelaksanaannya, Anggi Putri Rahmawati memberikan edukasi mengenai pentingnya pembukuan sederhana bagi organisasi PKK. Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar pencatatan transaksi keuangan, pengelompokan pemasukan dan pengeluaran, pencatatan saldo, hingga penyusunan rekapitulasi keuangan.

Portalika.com/Ist

Selain menjelaskan konsep pembukuan, Anggi juga memperkenalkan penggunaan template pembukuan digital yang dirancang secara sederhana agar dapat digunakan oleh bendahara tanpa memerlukan pemahaman akuntansi yang kompleks.

Template pembukuan digital tersebut memuat beberapa bagian utama, seperti pencatatan kas masuk, kas keluar, saldo, serta rekapitulasi transaksi.

Sistem pencatatan dibuat dengan memanfaatkan fitur otomatis pada spreadsheet sehingga beberapa perhitungan dapat dilakukan secara otomatis berdasarkan transaksi yang telah dimasukkan.

Dengan demikian, bendahara dapat memantau kondisi keuangan organisasi dengan lebih mudah dan mengurangi risiko kesalahan dalam perhitungan maupun pencatatan transaksi.

Kegiatan edukasi juga menekankan pentingnya menyimpan bukti transaksi sebagai bagian dari administrasi keuangan organisasi. Setiap pemasukan dan pengeluaran yang dicatat perlu didukung dengan bukti transaksi yang sesuai agar pencatatan dapat ditelusuri kembali apabila diperlukan.

Penerapan pembukuan secara digital diharapkan dapat membantu menciptakan administrasi keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendampingan secara langsung kepada bendahara desa sebagai sasaran utama program.

Anggi memberikan penjelasan mengenai penggunaan template mulai dari cara memasukkan transaksi hingga melihat hasil rekapitulasi keuangan. Bendahara juga diberikan kesempatan untuk mencoba melakukan pencatatan menggunakan contoh transaksi yang disesuaikan dengan kegiatan organisasi PKK.

Pendampingan dilakukan secara interaktif sehingga bendahara dapat langsung memahami alur penggunaan sistem dan menyampaikan kendala yang mungkin ditemui dalam penerapannya.

Selama kegiatan berlangsung, bendahara menunjukkan antusiasme dalam mengikuti edukasi, terutama terhadap penggunaan sistem pembukuan yang lebih praktis dan dapat membantu mengurangi pencatatan secara manual.

Diskusi juga dilakukan untuk menyesuaikan sistem dengan kebutuhan administrasi keuangan PKK di Desa Blimbing, sehingga template yang diberikan tidak hanya berfungsi sebagai media pencatatan, tetapi juga dapat digunakan secara berkelanjutan dalam kegiatan organisasi.

Melalui program monodisiplin dari bidang Akuntansi Perpajakan ini, Anggi Putri Rahmawati berharap digitalisasi pembukuan dapat membantu meningkatkan kualitas administrasi keuangan PKK Desa Blimbing.

Penerapan pembukuan sederhana secara digital diharapkan mampu mendorong pengelolaan keuangan organisasi yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh bendahara dalam menjalankan tugasnya. (*)

Editor: Suryono

Komentar