Demo Penolakan Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit di Wonogiri Berakhir Ricuh

Kapolres: Massa Bukan Musuh, Mereka Saudara Kita

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Aksi massa penolakan pembangunan pabrik kelapa sawit di Wonogiri berujung ricuh. Demo digelar di halaman GOR Giri Mandala Wonogiri, Senin, 25 Agustus 2025.

Pagi itu mendadak halaman sentra olahraga warga Wonogiri ramai. Puluhan personel Dalmas Polres Wonogiri lengkap dengan tameng, helm, dan perlengkapan pengamanan, berbaris rapi menghadapi simulasi massa aksi.

banner 300x250

Situasi itu merupakan scenario latihan pemeliharaan kemampuan pengamanan unjuk rasa anarkis yang dipimpin langsung Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, SH, SIK, MPM diikuti Wakapolres Kompol Parwanto, SH, MH, pejabat utama, kapolsek jajaran hingga kerangka Dalmas Polres Wonogiri.

BACA JUGA  Pangdam IV Diponegoro Tinjau MBG di Sukoharjo

“Tidak ada anggota yang hebat, yang ada adalah anggota yang terlatih. Ingat, pengunjuk rasa bukan musuh, mereka saudara kita yang menyampaikan aspirasi. Tugas kita mengawal dan mengamankan sesuai SOP,” tegas Kapolres.

BACA JUGA  Petani Panen Jagung, Kapolres Ingin Membeli Klobotnya
Portalika.com/Anom

Skenario latihan dibuat realistis. Mulai dari apel pasukan, pembentukan formasi Dalmas, negosiasi, penebalan kekuatan, penggunaan water cannon, hingga penindakan terhadap massa provokatif. Semua digelar seolah-olah terjadi demonstrasi sungguhan.

Kabagops Polres Wonogiri, Kompol Agus Syamsudin, SH, menambahkan, pengamanan unjuk rasa bukan soal adu kekuatan.

BACA JUGA  Drama Delapan Gol, Cosmo JNE Dan Kuda Laut Nusantara Bermain Imbang 4-4, Raisal Raih Motm

“Polri hadir sebagai fasilitator dan negosiator agar aspirasi masyarakat tersampaikan dengan tertib. Peran Bhabinkamtibmas juga vital, karena bisa melakukan pencegahan sejak di desa,” jelasnya.

Melalui latihan ini, Polres Wonogiri menegaskan kesiapan menghadapi setiap dinamika di lapangan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen menjaga Wonogiri tetap aman, kondusif dan damai. (*)

Editor: Triantotus

Komentar