Edukasi & Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Menumbuhkan Sikap Saling Menghargai di SDN Jimus

Mahasiswa KKN Unisri Klaten edukasi siswa tentang bahaya bullying, dorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif.

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Kelompok 77 telah sukses menyelenggarakan program edukasi dan sosialisasi anti-bullying di SDN Jimus, Kecamatan Polanharjo, Klaten, pada hari ini, 29 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap saling menghargai di kalangan siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.

Acara ini merupakan bagian dari program individu yang digagas oleh Wildan Adhi Saputra, mahasiswa KKN Kelompok 77, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Ahmad Jawandi, S.Pd., M.Pd. Sosialisasi ini menyasar 20 siswa-siswi kelas 4 sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter sejak usia dini. Topik bullying dipilih karena isu perundungan di lingkungan sekolah masih menjadi perhatian serius dan memerlukan penanganan yang tepat.

banner 300x250
Siswa SD Jimus antusias mengikuti sosialisasi bahaya bullying. (Foto: Dok.)

Materi Interaktif untuk Pemahaman Mendalam

Sosialisasi ini disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Materi yang diberikan mencakup definisi bullying, jenis-jenisnya—seperti bullying fisik, verbal, sosial, dan siber—serta dampak negatif yang ditimbulkannya. Para siswa juga diajarkan bagaimana cara mengenali tanda-tanda bullying dan langkah yang harus diambil jika mereka menjadi korban atau menyaksikan insiden perundungan.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, termasuk saat diajak berinteraksi dan berdiskusi. Sesi tanya jawab di akhir acara menunjukkan ketertarikan siswa yang besar terhadap topik ini. Mereka secara aktif mengajukan pertanyaan, yang menandakan bahwa sosialisasi ini berhasil menumbuhkan kesadaran. Acara ditutup dengan komitmen bersama dari para siswa untuk menjaga persahabatan, saling menghormati, dan menjadi agen perubahan untuk lingkungan sekolah yang lebih positif.

Sinergi Akademisi dan Masyarakat

Keberhasilan program ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak sekolah. Kepala sekolah dan para guru SDN Jimus mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unisri ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang. Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi penerus yang berkarakter, sesuai dengan tema besar KKN Universitas Slamet Riyadi tahun ini, yaitu “Sinergi Unisri, Pemerintah, dan Masyarakat Desa: Penguatan Potensi Lokal Guna Mewujudkan Desa Mandiri dan Berkelanjutan.”

Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, khususnya dalam membangun mental dan karakter anak-anak. Diharapkan, pesan anti-bullying ini tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat terus digaungkan dan menjadi bagian dari budaya positif di SDN Jimus. Upaya ini sejalan dengan visi untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli, empatik, dan saling mendukung.

Penulis: Wildan Adhi Saputra, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta

Komentar