Portalika.com [CIKARANG] — Komitmen kuat dalam memajukan mutu pendidikan tinggi kembali ditunjukkan oleh Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta/Solo, Jateng. Ketua Program Studi Hubungan Internasional (Kaprodi HI) Unisri, Ganjar Widhiyoga, SIP, MSi, PhD, hadir dan berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi Konvensi Nasional (Vennas) XVII Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII).
Siaran pers Unisri belum lama ini menyebutkan, perhelatan akbar yang menjadi forum tahunan terbesar bagi komunitas akademisi dan praktisi Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia ini digelar di President University pada tanggal 12–15 Oktober 2026.
Vennas XVII AIHII 2026 mengusung tema besar yang sangat relevan dengan dinamika dunia saat ini, yaitu “Melampaui Fragmentasi: Konstelasi Kuasa, Inovasi, dan Tata Kelola Global Masa Depan”.
Forum ini menjadi wadah krusial bagi para pemikir, akademisi, dan praktisi HI di Tanah Air untuk merumuskan arah geopolitik bangsa, merespons dinamika kuasa global yang kian kompleks, sekaligus membedah masa depan pendidikan tinggi HI di Indonesia.
Sejumlah agenda strategis turut dibahas secara mendalam, meliputi: Arah baru gelar sarjana Hubungan Internasional, Penguatan kurikulum yang adaptif terhadap inovasi global dan Isu kesejahteraan akademik dosen HI di Indonesia.
Perkuat Posisi dan Mutu Akademik HI Unisri di Kancah Nasional
Kehadiran Kaprodi HI Unisri dalam forum tingkat nasional ini membuktikan eksistensi dan peran aktif Unisri dalam peta keilmuan Hubungan Internasional secara nasional. Melalui keterlibatan langsung dalam diskusi panel, sidang pleno AIHII, serta perluasan jejaring antar program studi HI se-Indonesia, berbagai gagasan segar berhasil dibawa pulang ke Surakarta.
Ganjar Widhiyoga menegaskan keikutsertaan ini memiliki arti strategis bagi pengembangan kualitas perkuliahan di kampus tercinta agar senantiasa selaras dengan perkembangan zaman.
“Melalui keterlibatan aktif ini, HI Unisri terus memperkuat jejaring nasional dan membawa pulang gagasan-gagasan segar untuk diterapkan dalam peningkatan mutu perkuliahan di kampus tercinta. Ini penting agar mahasiswa HI Unisri mendapatkan perspektif yang relevan dengan konstelasi global terkini,” ungkap Ganjar Widhiyoga.
Partisipasi berkelanjutan di ajang Vennas XVII AIHII 2026 ini diharapkan mampu semakin memperkokoh posisi Prodi Hubungan Internasional Unisri Surakarta sebagai prodi yang progresif, adaptif, dan konsisten memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan Hubungan Internasional di Indonesia. (Iskandar)











Komentar