Novita Hardini Puji Keanggotaan KSPP Madani Mayoritas Perempuan

banner 468x60

Portalika.com [TRENGGALEK, JAWA TIMUR] – Berkesempatan membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSPP Syariah Madani tahun 2023, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, SE, ME puji keanggotaan mayoritas koperasi ini yang merupakan perempuan.

Menurutnya ini bentuk penguatan ekonomi perempuan. Dari total keanggotaan 13.000 orang, 68,8 % nya perempuan. Apalagi dalam satu tahun terakhir KSPP Syariah Madani sendiri berhasilkan meningkatkan total asetnya dari Rp64 miliar menjadi Rp69 miliar.

banner 300x250

Peningkatan aset ini menurut Master of Economic UIN SATU itu akan berdampak pada peningkatan ekonomi dari anggora koperasi itu sendiri. “KSPP Syariah Madani ini mematik harapan saya untuk tidak gampang menyerah”, kata Novita Hardini.

Baca juga: Bupati Trenggalek Resmikan Agro Forestry Sukorejo, Sulap Lahan Bekas Tambang Menjadi Bernilai Ekonomi

KSPP Syariah Madani ini adalah sumbunya, membuktikan penguatan perempuan ini telah dilakukan dan akan dilakukan dengan dibuktikan 68,8% anggotanya adalah perempuan.

Dengan kemajuan total aset dari tahun ke tahun yang meningkat tajam, tahun 2022 dari Rp64 miliar menjadi hampir Rp70 miliar dalam jangka waktu 1 tahun ini sangat luar biasa. Tentunya jerih payah yang dilakukan ini membawa manfaat yang sangat besar bagi pperempua. Mereka akan terbantu dengan menjadi anggota KSPP Madani.

Portalika.com/Rudi Sukamto

Tapi KSPP Madani ini nanti juga harus menjadi mitra saya di Dekranasda, sehingga kami bisa mengembangkan UMKM di Trenggalek. “Saya punya cita-cita wong Galek harus tumbas Nggalek. Memang yang membuat ekonomi Indonesia stabil itu adalah membelanjakan anggarannya di negaranya sendiri,” jelas pejuang perempuan dan UMKM itu.

Tapi kalau saat ekonomu Indonesia sudah stabil, seperti ekonomi China 2011 lalu dan itu menjadi pematik melesatnya ekonomi Cina, sebenarnya Indonesia atau Trenggalek bisa.

“Tetapi dengan catatan kita harus ingatkan kepada masyarakat, ketika kita sudah kaya sedikit, jangan belanja diluar. Kadang orang itu sukar menahan untuk memenuhi gaya hidup,” katanya. (Rudi Sukamto)

Komentar