Solo Jadi Magnet Wisata Nasional, Hotel Dan Resto Sumbang PAD Tertinggi Kota Solo

HUT Ke-55 PHRI

banner 468x60

Portalika.com [SOLO] – Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Surakarta, Basid Burhanudin mengatakan tahun 2023 target pajak hotel dan restoran tercapai melebihi 100 persen dari target yang dipatok. Sehingga pajak hotel dan resto tahun 2023 menjadi yang terbesar.

Dia mengungkapkan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Solo dari sektor hotel dan restoran Rp130 miliar lebih. “Perolehan pendapatan pajak hotel dan restoran tahun lalu sekitar Rp130 miliar lebih. Rinciannya untuk hotel Rp50 miliar lebih dan resto menyumbang Rp80 miliar,” ujar dia dalam konferensi pers hari ulang tahun (HUT) ke-55 PHRI di Sekotah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta, Jateng, Rabu 7 Februari 2024.

banner 300x250

Menurut dia perolehan itu tak terlepas dari posisi Kota Solo yang menjadi magnet luar biasa wisata tingkat nasional, sehingga kunjungan wisata meningkat. Apalagi bulan Maret dan Mei nanti ada agenda nasional dan Jateng sehingga kunjungan wisata diprediksi juga meningkat.

Baca juga: 3 Bacalon Siap Bersaing Jadi Ketua PHRI Solo

“Kita sangat konsen untuk meningkatkan pariwisata Solo Raya. Sehingga hotel dan resto ramai, prolehan PAD Kota Solo bisa kita bantu maksimal. Berdasar laporan dari pemda tahun 2023 PAD Surakarta kontribusi terbesar dari hotel dan resto,” kata dia.

Sementara itu Ketua PHRI Kota Solo, Joko Sutrisno mengatakan kondisi pariwisata suatu daerah berbading lurus dengan perekonomian. Kalau ekonomi naik, geliat pariwisata luar biasa. Hunian hotel tambah, kunjungan destinasi wisata luar biasa meningkat.

Sejumlah wartawan menghadiri konferensi pers HUT Ke-55 PHRI di Sekotah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta, Jateng, Rabu 7 Februari 2024. (Portalika.com/Iskandar)

“Ini saya rasakan 15 tahun mengelola hotel dan destinasi wisata itu sangat-sangat berbanding lurus dengan perkembangan ekonomi. Contoh 10 tahun lalu kunjungan wisata itu bukan kunjungan pokok. Sekarang wisata menjadi kebutuhan pokok karena berdasar survei hampir setiap RT setiap tahun menjadwalkan kunjungan wisata,” katanya.

Ini, kata dia, baru RT belum komunitas mobil, keluarga besar dan lain-lain. Hal tersebut berarti sangat prospek sekali setiap tahun. Apalagi menyambut Indonesia emas dinilai akan semakin luar biasa.

Menurut dia masyarakat Indonesia terlambat dengan negara-negara di luar negeri. Karena kesadaran wisata mereka 30 tahun lalu sudah sangat luar biasa.

Menyinggung kesempatan kerja di luar negeri yang gajinya besar, dia menilai saat ini semakin mudah diperoleh. Dulu bekerja di hotel luar negeri atau kapal pesiar harus melalui agen. Sekarang ada aplikasi langsung tanpa melalui agen.

Para peserta lomba lomba kompetensi profesional dalam rangka perayaan HUT ke-55 PHRI serius menyelesaikan garapan masing-masing di Sekotah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta, Jateng, Rabu 7 Februari 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Hal ini dianggap semakin memudahkan orang bekerja di luar negeri. Sehingga sekarang bekerja di floating hotel di luar negeri yang gajinya sangat besar mudah didapat.

“Gaji terendah di luar negeri sama dengan gaji tertingi di Indonesia. Jadi sekarang bekerja di kapal pesiar yang harus nyogok seperti persepsi yang banyak dikatakan orang dahulu, sekarang tidak ada. Karena sudah ada aplikasi yang bisa langsunng berhubungan,” papar Joko.

Gelar Berbagai Lomba
Di bagian lain guna menyemarakkan HUT ke-55 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PHRI Surakarta menggelar serangkaian kegiatan. Beberapa kegiatan yang digelar seperti lomba kompetensi untuk profesional dan student, kethoprak humor keluarga PHRI, dan puncak acara ada pesta gunungan yang akan digelar di car free day.

“Lomba ini diikuti oleh 70 peserta, terdiri dari 11 SMK dan lembaga pendidikan perhotelan serta 24 industri hotel dan dua industri resto,” ujar Ketua Panitia Lomba Kompetensi Profesional & Student HUT Ke-55 PHRI Surakarta, Jasanta Peranginangin.

Salah seorang peserta lomba kompetensi profesional dalam rangka perayaan HUT ke-55 PHRI memasak nasi goreng di Sekotah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta, Jateng, Rabu 7 Februari 2024. (Portalika.com/Iskandar)

Salah satu rangkaian acara itu, kata dia, adalah lomba kompetensi profesional dan student yang diperuntukkan bagi staf industri hotel dan resto, siswa dari sekolah kejuruan dan lembaga pendidikan perhotelan anggota PHRI Surakarta yang digelar hari Rabu, 7 Februari 2024 di STP Sahid Surakarta.

Kegiatan lomba ini sengaja dibagi menjadi dua kategori, yaitu untuk staf industri dan untuk siswa. Untuk kategori profesional antara lain lomba fruit & vegetable carving dan lomba cooking kreasi nasi goreng ikan asin untuk staf non FB product departemen.

“Ternyata sangat banyak peminatnya, 9 tim dari industri hotel untuk lomba fruit carving, dan 20 orang dari industri hotel dan resto, untuk lomba cooking kreasi nasi goreng ikan asin. Sedangkan untuk kategori lomba student dipilih 5 kompetensi yaitu lomba folding napkin, tray racing, making bed, towel art dan hospitality guest relation officer dengan masing-masing lomba diikuti oleh kurang lebih 10 orang peserta,” papar Jasanta.

Menurut dia kegiatan lomba ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada semua anggota PHRI Kota Surakarta, dalam wadah kompetisi yang positif untuk kebersamaan dan sinergitas dalam setiap kegiatan antaranggota, “dari kita untuk kita”.

Animo beberapa sekolah kejuruan dan lembaga pendidikan perhotelan di wilayah luar Surakarta cukup tinggi.
Dia berharap di tahun mendatang keluarga PHRI Surakarta dapat menyelenggarakan kegiatan serupa dan lebih meluas cakupan wilayah kepesertaannya. (Iskandar)

Komentar