Darmasuta, Komunitas Seniman Muda Pelestari Budaya Wayang dan Seni di Solo

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, menghadiri pagelaran wayang kulit dengan lakon “Pandawa Gembleng” yang digelar komunitas Darmasuta (Dalang Remaja Surakarta) di Pendhapa Kelurahan Kadipiro, Sabtu, 7 Maret 2026 malam. Pertunjukan yang digelar setelah salat tarawih itu menjadi salah satu kegiatan budaya yang meramaikan suasana Ramadan di Kota Solo.

Darmasuta yang digawangi seniman-seniman muda terkenal dalam menghadirkan kolaborasi seni tradisi yang menarik. Bukan hanya wayang kulit, pertunjukan Darmasuta juga sering memadukan wayang orang dan iringan seni karawitan modern dalam satu kemasan pertunjukan.

banner 300x250

Lakon “Pandawa Gembleng” mengisahkan perjalanan para Pandawa dalam menempa diri dan memperkuat persaudaraan di tengah berbagai ujian kehidupan. Cerita ini menonjolkan nilai keteguhan hati, kesetiaan, dan semangat pengabdian para ksatria dalam menjaga kebenaran serta memperjuangkan keadilan.

Wawalkot Astrid menyampaikan apresiasi kepada para dalang muda yang tetap menjaga dan melestarikan budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.

“Di tengah derasnya arus budaya global, kehadiran para dalang remaja menjadi bukti bahwa generasi muda Surakarta tetap memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap warisan budaya leluhur. Ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga komitmen anak muda dalam melestarikan budaya adiluhung,” ujarnya.

Menurut Astrid, wayang kulit tidak hanya menjadi seni pertunjukan, tetapi juga sarat nilai kehidupan seperti kebijaksanaan, keteladanan, perjuangan, hingga pesan moral yang relevan bagi masyarakat.

Karena itu, keberadaan generasi muda sebagai penerus dalang dinilai penting agar seni budaya tersebut tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Surakarta terus menghadirkan berbagai kegiatan budaya sebagai ruang ekspresi bagi generasi muda, mulai dari festival budaya, pagelaran seni tradisi, hingga pertunjukan kreatif di berbagai ruang publik kota.

“Kami ingin Surakarta tidak hanya dikenal sebagai kota yang kaya akan warisan budaya, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi generasi muda untuk mengembangkan budaya tersebut secara kreatif dan inovatif,” kata Astrid.

Darmasuta sendiri merupakan komunitas Dalang Remaja Surakarta, yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dan mengembangkan seni pedalangan sekaligus memperkenalkan wayang kepada masyarakat luas.

Astrid berharap kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi ruang kreatif bagi anak muda untuk berkarya sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Surakarta. (Ariyanto)

Komentar