Hari Bela Negara dan Hari Ibu di Solo Digelar Bareng

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Pemerintah Kota Surakarta menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 yang dirangkaikan dengan Hari Ibu ke-97 di halaman Balaikota Surakarta, Jumat, 19 Desember 2025. Upacara ini menjadi momen istimewa setelah Kota Solo menerima Harmony Award 2025 dari Kementerian Agama RI.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani, kepada Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono. Surakarta meraih peringkat II Kinerja Terbaik Pemerintah Daerah tingkat kota dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama.

banner 300x250

Astrid menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjunjung nilai toleransi dan inklusivitas. Menurutnya, semangat bela negara di era saat ini tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik, tetapi juga diwujudkan melalui penguatan ekonomi, kesadaran hukum, serta harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Prestasi ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama dalam mewujudkan Surakarta sebagai kota yang toleran dan inklusif. Nilai bela negara hari ini hadir melalui kerja nyata, pelayanan publik yang baik, dan persatuan sosial,” ujar Astrid.

Peringatan Hari Bela Negara tahun 2025 mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema ini menegaskan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga negara, mulai dari generasi muda hingga aparatur pemerintah, dalam menjaga persatuan, kedaulatan, dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Sebagai informasi, Hari Bela Negara diperingati setiap 19 Desember, merujuk pada Peristiwa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) tahun 1948, dan ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 28 Tahun 2006.

Dalam kesempatan yang sama, peringatan Hari Ibu ke-97 juga mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas”. Astrid memberikan apresiasi kepada perempuan yang semakin banyak berperan di ruang-ruang strategis dan berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.

“Perempuan bukan hanya pilar keluarga, tetapi juga pemimpin dan inovator yang membawa Indonesia menuju masa keemasan 2045,” tambahnya.

Selain penyerahan Harmony Award, upacara tersebut juga dirangkai dengan pemberian sejumlah penghargaan, antara lain:
* Penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim)
* Penghargaan Adiwiyata bagi sekolah berwawasan lingkungan
* Penganugerahan pemenang Lomba Kecamatan dan Kelurahan Layak Anak Kota Surakarta 2025

Astrid berharap seluruh penghargaan ini menjadi pemacu bagi ASN dan masyarakat untuk terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan publik.

“Mari kita jadikan momentum Hari Bela Negara dan Hari Ibu ini untuk menumbuhkan kecintaan pada bangsa melalui kinerja yang profesional dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” ujarnya. (Ariyanto)

Komentar