Pemprov Jateng Butuh Dukungan Ulama Bukan Sekadar Pelengkap Tapi Kebutuhan Karena Sarat Risiko Kekhilafan

banner 468x60

Portalika.com [TEGAL] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya dukungan dan doa para ulama dalam menjalankan roda pemerintahan di wilayahnya.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Haul ke-52 almarhum KH Sa’id bin Armia di Pondok Pesantren Attauhidiyyah Giren, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Sabtu, 10 Januari 2026.

banner 300x250

Di hadapan ribuan jamaah, ulama, habaib, dan tokoh masyarakat, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini, menyampaikan bahwa pemerintahan tidak bisa berjalan hanya dengan kekuatan struktural, melainkan membutuhkan bimbingan spiritual dari para kiai dan orang-orang saleh.

BACA JUGA  Darurat Stunting, Mahasiswa KKN T Tim 160 Undip Sosialisasikan Pentingnya Gizi Bahari Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

“Kami mohon doa dari para ulama agar pemerintahan di Jawa Tengah benar-benar bisa berjalan dengan rida Allah SWT,” ujar Gus Yasin.

Menurutnya, jabatan publik merupakan amanah berat yang sarat dengan risiko kekhilafan. Karena itu, kedekatan pejabat dengan ulama dan majelis ilmu menjadi kebutuhan, bukan sekadar pelengkap.

BACA JUGA  Hijaukan Bumi, Adi Soemarmo Tanam 800 Pohon Di Bukit Mongkrang

Dalam kegiatan itu, turut hadir dalam acara tersebut Pj Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa, Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, para habaib, serta kiai sepuh. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun Jawa Tengah. (*)
Editor: Triantotus

Komentar