Setelah 50 Hari KKN di 11 Kecamatan di Sragen, 1.446 Mahasiswa Unisri Ditarik ke Kampus

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta/Solo, Jateng resmi menarik 1.446 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang telah melaksanakan pengabdian selama 50 hari di 11 kecamatan Kabupaten Sragen. Siaran pers dari Unisri Senin 31 Agustus 2026 menyebutkan penarikan dipimpin Rektor Unisri, Prof Sutoyo, MPd.

Sebelas kecamatan lokasi KKN Unisri periode ini meliputi Jenar, Plupuh, Mondokan, Gemolong, Gesi, Kalijambe, Sumberlawang, Tangen, Miri, Sukodono, dan Tanon. Dalam sambutannya, Camat Gemolong, Nugroho Dwi Wibowo, SSTP, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unisri.

banner 300x250

“Selama 50 hari di sini mahasiswa bisa menjadikan pengalaman berharga untuk diri sendiri dan masyarakat. Kami atas nama masyarakat Gemolong mengucapkan terima kasih karena dengan adanya mahasiswa KKN Unisri di Gemolong menjadi lebih baik. Terima kasih juga, saat program Dandan Omah Pemkab, mahasiswa KKN turut membantu sehingga Gemolong bisa menorehkan prestasi dari ranking 20 ke rangking 7,” papar Nugroho.

Dia juga berpesan kepada para mahasiswa agar tak melupakan wilayahnya. “Jangan lupakan Gemolong dengan 10 desa dan 4 kelurahan. Silakan kembali lagi untuk mengabdi dan bersilaturahmi.”

Sementara itu Rektor Unisri, Prof Sutoyo, MPd menyampaikan bahwa program KKN merupakan wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pembelajaran langsung di tengah masyarakat.

Melalui KKN ini mahasiswa belajar bersosialisasi, memahami persoalan masyarakat, dan mengaplikasikan ilmu yang didapat di kampus. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama 50 hari ini bisa menjadi bekal ketika nanti mengabdi di masyarakat luas.

Lebih lanjut dia juga menyampaikan rencana tindak lanjut program pengabdian. “Setelah program KKN di Solo Raya selesai, kami juga akan memprogramkan KKN Jawa Tengah, agar jangkauan pengabdian Unisri semakin luas dan manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak masyarakat,” tegas dia.

Acara penarikan ditutup dengan penyerahan vandel secara simbolis dari Rektor Unisri kepada perwakilan pemerintah kecamatan, sebagai bentuk terima kasih atas dukungan selama pelaksanaan KKN.

Dengan semangat pengabdian, Unisri berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dapat terus berlanjut untuk mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera. (Iskandar)

Komentar