SMAN 4 Surakarta, Perkuat Integritas, Luncurkan Laboratorium SBI dan SMA Mantap

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] — SMAN 4 Surakarta menggelar Gebyar Sekolah Berintegritas (SBI) yang dirangkai dengan Launching Laboratorium Sekolah Berintegritas SMAN 4 Surakarta dan Launching SMA Mantap (Akademik, Terampil, dan Produktif).

Waka Humas SMAN 4 Surakarta, Wiwik, Jumat, 4 September 2026 menyatakan, kegiatan itu menjadi momentum memperkuat budaya integritas, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun kolaborasi antarsatuan pendidikan dan mitra pendidikan di Kota Surakarta dan sekitarnya.

banner 300x250

Kegiatan Gebyar Sekolah Berintegritas diikuti 16 satuan pendidikan yang menampilkan berbagai program, inovasi, dan praktik baik dalam membangun budaya integritas di lingkungan sekolah. Sebanyak 16 stand tersebut terdiri atas SMAN 1 Surakarta, SMAN 2 Surakarta, SMAN 3 Surakarta, SMAN 4 Surakarta, SMAN 5 Surakarta, SMAN 6 Surakarta, SMAN 7 Surakarta, SMAN 8 Surakarta SMAN 9 Surakarta, SMKN 2 Surakarta, SMKN 4 Surakarta, SMKN 9 Surakarta, SLBN Surakarta, SMPN 3 Surakarta, dan SMPN 7 Surakarta.

Menurutnya kehadiran berbagai satuan pendidikan tersebut menunjukkan bahwa gerakan sekolah berintegritas tidak hanya menjadi tanggung jawab satu sekolah, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun ekosistem pendidikan yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, mandiri, adil, berani, sederhana, peduli, dan bekerja keras.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan itu adalah penandatanganan Deklarasi Sekolah Berintegritas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah. Peresmian dan launching dilakukan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 7 Provinsi Jawa Tengah, Agung Wijayanto, SPd, MPd.

Deklarasi ini menjadi bentuk komitmen bersama seluruh satuan pendidikan untuk terus menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam tata kelola sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Penandatanganan deklarasi diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah seremonial, tetapi menjadi landasan bagi terwujudnya budaya sekolah yang konsisten dalam mengedepankan kejujuran, tanggung jawab, keteladanan, transparansi, serta pelayanan pendidikan yang berintegritas,” ujarnya.

Launching Laboratorium Sekolah Berintegritas SMAN 4 Surakarta

Dalam rangka memperkuat implementasi nilai-nilai integritas, SMAN 4 Surakarta resmi meluncurkan Laboratorium Sekolah Berintegritas. Laboratorium ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran, pengembangan praktik baik, diskusi, refleksi, dan inovasi dalam penerapan pendidikan karakter serta budaya integritas di sekolah.

Melalui Laboratorium SBI, ujarnya, SMAN 4 Surakarta berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran integritas yang lebih nyata dan kontekstual. Nilai-nilai integritas tidak hanya disampaikan dalam bentuk teori, tetapi diupayakan hadir dalam berbagai aktivitas sekolah, mulai dari proses pembelajaran, pengelolaan sekolah, organisasi murid, kegiatan ekstrakurikuler, hingga hubungan antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat.

Workshop Penguatan Nilai-Nilai Integritas

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Workshop Laboratorium Sekolah Berintegritas dan Penguatan Nilai-Nilai Integritas yang menghadirkan Drs Kunto Nugroho HP, MSi, Pembina Kompak Api Jawa Tengah. Workshop menjadi ruang penguatan bagi para pendidik dan pengelola sekolah untuk memahami pentingnya integritas sebagai bagian dari karakter dan budaya organisasi sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk memperkuat komitmen bahwa pendidikan integritas harus dimulai dari keteladanan dan dilaksanakan secara konsisten. Sekolah diharapkan mampu menjadi lingkungan yang membiasakan perilaku jujur, bertanggung jawab, disiplin, berani melakukan hal yang benar, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Selain Sekolah Berintegritas, SMAN 4 Surakarta juga melaksanakan Launching SMA Mantap (Akademik, Terampil, dan Produktif). Program SMA Mantap merupakan salah satu bentuk komitmen SMAN 4 Surakarta dalam menyiapkan murid agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, kemandirian, dan produktivitas.

“Launching tersebut sekaligus dirangkaikan dengan komitmen bersama dan penandatanganan MoU SMA Mantap sebagai langkah strategis untuk memperkuat jejaring kemitraan sekolah. nKolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan potensi murid, penguatan keterampilan, pengenalan dunia kerja dan dunia usaha, serta pengembangan berbagai program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujar Wiwik.

Rangkaian kegiatan juga dilakukan peresmian masjid dihadiri Komite Sekolah, POMG, alumni, serta para tamu undangan lainnya. Kehadiran Masjid Darussalam diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi warga sekolah, tetapi juga menjadi pusat pembentukan karakter, penguatan nilai spiritual, kepedulian sosial, dan pembiasaan akhlak mulia bagi seluruh warga SMAN 4 Surakarta. (Mulato/*)

Editor: Triantotus

Komentar