Tabrak Pohon Turus Jalan Setelah Senggol Motor, Warga Ngadirojo Meninggal Dunia

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kecelakaan lalu lintas dua sepeda motor terjadi di ruas jalan Ngadirojo-Wonogiri tepatnya di Dusun Tukluk, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jumat, 18 September 2026 malam.

Informasi yang diperoleh, kecelakaan mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia. Korban pulang kerja dari pabrik berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

banner 300x250

“Korban dari arah timur pulang kerja di pabrik, mau menghindari [sepeda] motor bakul cilok yang mau belok ke kanan. Korban dari arah timur banting kiri kena gerobak cilok akhirnya nabrak pembatas jalan atau pohon pinggir jalan. Kejadian barat Masjid Tukluk,” ujar Narno di rumah duka, Jumat.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion AD 3714 AZG dan Suzuki Smash AD 2204 KH. Korban meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Kedua sepeda motor sama-sama melaju dari arah timur menuju arah barat (Wonogiri) . Sepeda motor suzuki smash berada di depan, sedangkan Yamaha Vixion melaju di belakang.

Kasi Humas Polres Wonogiri Iptu Ririn Indrawati, SH, MH menjelaskan diduga karena kondisi jalan yang gelap dan pengendara Yamaha Vixion kurang konsentrasi, sepeda motor tersebut menabrak bagian belakang Suzuki Smash.

Akibat benturan keras, ujarnya, pengendara Yamaha Vixion, N, 27, terpelanting ke sisi kiri jalan hingga membentur pohon yang berada di luar badan jalan. Sementara pengendara Suzuki Smash, ES, 40, mengalami luka ringan.

Korban N dibawa ke IGD RS Hermina Wonogiri. Namun, korban akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan. Kasi Humas mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor, agar selalu berkonsentrasi dan berhati-hati saat berkendara. Pada malam hari, pastikan kondisi kendaraan dan penerangan berfungsi dengan baik serta jaga jarak aman dengan kendaraan di depan,” ujar Iptu Ririn.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk melengkapi diri dengan surat-surat berkendara dan menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm standar SNI.

“Jangan memaksakan diri berkendara apabila kondisi tubuh tidak fit atau mengantuk. Patuhi batas kecepatan, jaga jarak, dan selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Keselamatan adalah hal yang utama,” imbuhnya. (Indrawati/*)

Editor: Triantotus

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar