Tak Punya Bekal, Ayah dan Bayi Warga Purwodadi Dibantu Polisi Baki Pulkam

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Seorang ayah berinisial SW, 32 bersama bayinya yang belum genap berusia satu tahun ditemukan dalam kondisi kebingungan di wilayah Kecamatan Baki, Sukoharjo, Selasa, 22 September 2026.

Dan seorang pengemudi ojek online (ojol) melihatnya dan membawanya ke Mapolsek Baki, Sukoharjo. Setelah ditanya-tanya dia tak memiliki uang untuk kembali ke kampung halaman di Purwodadi, keduanya akhirnya mendapat bantuan dari anggota Polsek Baki.

banner 300x250

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo melalui Kapolsek Baki, AKP Sri Widodo mengatakan, pengemudi membawa SW dan anaknya ke Polsek Baki agar mendapatkan pertolongan.

“Dia warga asal Purwodadi. Saat itu membawa anaknya yang masih bayi, tidak punya uang dan bekal untuk pulang. Akhirnya kami bantu,” kata Sri saat dikonfirmasi, Rabu, 23 September 2026.

Dari keterangan SW, selama ini dirinya tinggal di sebuah tempat kos di wilayah Baki dan bekerja sebagai kuli bangunan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama bayinya.

Situasi semakin sulit setelah istri dan anaknya yang lebih besar telah pergi meninggalkan SW bersama bayi tersebut di tempat kos. Persediaan susu untuk sang bayi juga telah habis. Kondisi bayi yang kurang sehat turut menjadi perhatian petugas.

Melihat kondisi tersebut, anggota Polsek Baki kemudian berinisiatif mengumpulkan uang secara patungan untuk membantu SW. Polisi juga memberikan susu sebagai bekal kebutuhan bayi selama perjalanan pulang.

Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, SW dan bayinya kemudian diantar menggunakan ojol menuju terminal. Dari terminal, keduanya melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Purwodadi.

“Uang sakunya hasil urunan anggota Polsek Baki,” jelas Sri.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian personel kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Polisi memastikan SW dan bayinya dapat melanjutkan perjalanan dengan bekal yang cukup hingga kembali ke kampung halamannya. (Prasetyo/*)

Editor: Triantotus

Komentar