Portalika.com [SUKOHARJO] – Polres Sukoharjo bersama Kodim 0726/Sukoharjo menggelar Silaturahim Kamtibmas dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam rangka Pemilu Damai Pilkada Serentak tahun 2024.
Silaturahim Kamtibmas digelar di Gedung Graha PGRI Kabupaten Sukoharjo dan dihadiri Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit, Dandim 0726/Sukoharjo yang diwakili Pasiops Kapten inf Suroso, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Drs Abdulah Faishol, Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo, Dr H Zaenul Abas serta para tokoh agama, Selasa.
Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit, mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan atas kesempatan dan waktunya sehingga dapat mengikuti silaturahim kamtibmas ini.
Baca juga: Polri Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara dari Bawen ke Kaltim Demi Kelancaran Pilkada 2024
“Semoga melalui kegiatan ini hubungan antara TNI, Polri, MUI dan FKUB dapat semakin erat. Harapannya kedepan ada hal yang bisa dilakukan bersama untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Sukoharjo,” ucapnya.
AKBP Sigit, menuturkan di momen politik saat ini, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) perlu dijaga dengan baik.
“Kondusifnya Kamtibmas tidak hanya tanggungjawab polri tetapi semua pihak termasuk para tokoh agama. Mari bersama-sama kita jaga Kamtibmas di wilayah ini demi kenyamanan dan keamanan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Sukoharjo, Drs Abdulah Faishol, mendukung TNI Polri dalam mengawal Pilkada yang aman dan damai.
“Pilkada setiap 5 tahun pasti kita lewati, jangan sampai kita menjadikan dendam karena berbeda pilihan, semua tokoh politik kita yang di atas pasti selalu bergandengan tangan, jangan sampai nanti menjadi api di dalam sekam, dan membawa petaka yang tidak baik. Jadikan pengalaman kedepan, bahwa setiap tahun bagi MUI yaitu memilih pemimpin itu hukumnya wajib dan harus dilalui bersama sama,” ungkapnya.
Ia juga menekankan agama jangan dijadikan alat politik, agama harus dijadikan moral etika berpolitik.
“Kita harus bersama-sama dapat menciptakan situasi yang aman. Jangan sampai terjadi dendam kesumat sampai mati, ini yg tidak baik,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo, Dr H Zaenul Abas. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerukunan di Kabupaten Sukoharjo menjelang Pilkada serentak tahun 2024.
“Tugas untuk menjaga kerukunan adalah tugas kita bersama. Maka menjelang Pemilu ini, semua mempunyai kewajiban menjaga keamanan dan kerukunan,” ujarnya. (Triantotus)












Komentar