Portalika.com [KUPANG, NTT] – Serangkaian tahapan Pilkada serentak Tahun 2024 telah diakhiri dengan pelantikan kepala daerah terpilih pada 20 Februari 2025. Masyarakat NTT khususnya umat muslim bersiap menyambut bulan suci Ramadan diawal Maret 2025.
Bulan suci penuh keberkahan diawal pemerintahan baru di tingkat provinsi dan kabupaten/kota membawa warna dan harapan baru bagi masyarakat NTT untuk merajut kerukunan hidup bermasyarakat.
Harapan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT, HM Wongso saat menyampaikan konferensi pers Dewan Pimpinan MUI Provinsi NTT di Masjid Raya Kupang, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
Baca juga: Ramadan Berbagai Diskon Diluncurkan, Termasuk Tarif Tol Dan Tiket Pesawat
HM Wongso berharap masyarakat NTT khususnya umat Islam dapat menjaga dan merawat keberagaman pasca Pilkada serentak 2024 dan jelang bulan suci Ramadan 1446 H serta tetap sabar menghadapi isu-isu negatif yang berkembang.
“Saya, selaku Ketua Umum Majelis Ulama NTT, mengimbau kepada seluruh ormas Islam baik tingkat provinsi maupun Kabupaten/kota serta seluruh umat Islam di NTT untuk terus menjaga, memelihara dan merawat kerukunan hidup secara umat beragama di NTT pasca pelaksanaan Pilkada serta isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat dan menjelang bulan suci ramadhan. Umat Islam dan masyarakat harus sabar, tenang menghadapi kondisi-kondisi tersebut diatas,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, penetapan awal puasa Ramadan 1446 H akan ditentukan melalui sidang Isbat tanggal 28 Februari 2025 di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, namun berdasarkan kalender Hijriah Kemenag RI dan Maklumat Muhammadiyah, Idul Fitri diprediksi jatuh pada 31 Maret 2025. (Haryati/*)
Editor: Triantotus












Komentar