Hadir di Ujian Doktor Wartawan, Gus Yasin Doakan Ilmu Berkah Dunia dan Akherat

banner 468x60

Portalika.com [SEMARANG] –Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen menghadiri ujian terbuka dalam rangka promosi doktor Agus Fathuddin Yusuf, di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jumat, 4 Juli 2024.

Agus Fathudin Yusuf merupakan wartawan Koran Harian Suara Merdeka. Dia mengambil penelitian dengan judul disertasi Dinamika Kontestasi Ideologi Islam Moderat dengan Islam Radikal di Media Sosial.

banner 300x250

Gus Yasin, panggilan akrab Wagub Jateng mengucapkan selamat kepada Agus Fathudin atas dedikasi doktornya. Dengan doa semoga ilmunya berkah bermanfaat dunia dan akherat.

BACA JUGA  Atlet Para Badminton Peparnas XVII 2024 Berjaya Di HIPBI 2024

Sebagai ketua sidang yang juga sebagai Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Dr Nizar, MAg, Prof Dr Muhammad Sulthon, MAg sebagai sekretaris, Prof Dr Ahmad Rofiq, MA sebagai promotor/penguji.

Lalu Dr Najahan Musyafak, MA, sebagai Co-Promotor, Prof Dr Zulkifli, MAg sebagai penguji eksternal, Prof Dr IIyas Supena, MAg sebagai penguji, Prof Dr Syamsul Maarif, MAg sebagai penguji dan Dr Agus Riyadi, MSi sebagai penguji.

BACA JUGA  Kunjungi Transmigran Asal Jateng di Lampung, Ahmad Luthfi Disambut Hangat Puluhan Warga

Dalam ujian promosi doktor tersebut Agus Fathuddin Yusuf dinyatakan lulus dengan total nilai penggabungan 3,81. Nilai itu dari akumulasi nilai ujian terbuka, tertutup hingga teori. Adapun IPK yang didapat pada kelulusannya yakni 3,75.

“Dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan,” kata Prof Nizar.

Dia mengatakan, hasil ujian promosi doktor itu merupakan babak baru perjalanan keilmuan.

BACA JUGA  Wawali Surakarta Ingatkan Mahasiswa IMM Peran Strategis Sebagai Agen Perubahan

Setiap keilmuan harus dipertanggungjawabkan dan menjadi manfaat untuk masyarakat.

Prof Ahmad Rofiq, mengatakan, disertasi tersebut menjadi catatan penting dan kedepan tentu masih banyak hal yang perlu dikaji.

“Pada jaman ini, kita harus belajar terus supaya tak ketinggalan informasi. Bahkan AI bisa lebih pintar dari kita. Penelitian itu supaya dikawal dengan baik. Karena kedepan masih sangat panjang, apalagi terkait perkembangan teknologi,” katanya. (*)

Editor: Suryono

Komentar