Portalika.com [SURAKARTA] – Meski Universitas Sahid (Usahid) Surakarta (Solo), Jateng dan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta sama-sama perguruan tinggi swasta dan keduanya berlokasi di Kota Solo, Rektor Universitas Sahid (Usahid) Surakarta, Jateng, Dr Sri Huning Anwariningsih menganggap Unisri bukan kompetitornya.
“Kami merasa, Unisri itu bukanlah kompetitor tapi sebagai mitra kerja bagi kami sesama perguruan tinggi swasta. Sehingga, kami tidak salah kalau ngangsu kawruh ke sini. Mohon bimbingannya bapak-bapak dan ibu ibu, nggih,” papar Rektor Usahid, Kamis, 3 Juli 2025.
Menurut siaran pers dari Unisri Kamis lalu, jajaran Usahid Surakarta bersilaturahmi ke Unisri. Rombongan Usahid berjumlah lima orang dipimpin Rektor Dr Sri Huning Anwariningsih diterima Rektor Unisri Prof Dr Sutoyo beserta jajarannya.
Sri Huning mengemukakan lawatannya ke Unisri bukan untuk studi banding, tapi untuk ngangsu kawruh. Sebab kalau studi banding dinilai terkesan membanding-bandingkan, sedang ngangsu kawruh artinya belajar.
Pihaknya mengaku layak ngangsu kawruh ke Unisri sebab Unisri yang kini sudah 45 tahun dinilai jauh lebih tua dari Usahid yang masih 23 tahun. “Bapak saya juga lulusan Unisri kok,” kata dia disambut tepuk tangan.
Sri Huning menjelaskan ada beberapa hal yang ingin dipelajari dari Unisri yang dinilai sudah maju. Antara lain soal pengelolaan sumber daya manusia, penerimaan mahasiswa baru, beasiswa KIP-P, mekanisme/perizinan pembangunan gedung baru, dan lainnya.
Sementara itu Rektor Unisri, Prof Dr Sutoyo menyambut baik silaturahmi rombongan Usahid Surakarta. Menurut dia, silaturahmi ini penting sebagai sarana untuk diskusi dan bekerja sama demi kemajuan masing-masing perguruan tinggi.
“Terus terang, secara pribadi maupun mewakili Unisri, saya bangga karena Unisri dijadikan salah satu tujuan Universitas Sahid Surakarta untuk kunjungan dan diskusi,” papar dia.
Untuk itu Sutoyo berharap pertemuan dan diskusi ini memberi manfaat bersama. “Kami terbuka, tidak ada yang kami tutup-tutupi. Kalau ada yang baik dari kami silakan dipakai, kalau ada yang kurang pas, silakan ditinggal,” tegas dia. (Iskandar)












Komentar