Cinta Budaya Sejak Dini: Pengenalan Budaya Indonesia di SD 1 Tirtomarto Melalui Aktifitas Interaktif

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Tim KKN Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengadakan program edukatif bertema “Mempelajari Kesenian dan Kebudayaan Indonesia Melalui Kegiatan Interaktif” di SDN 1 Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

Kegiatan dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IDBU Tim 56 Undip Semarang itu dilakukan oleh 4 mahasiswa, yaitu Shofi Salsabila Dwi Vanda, Tanaya Nareswari, Rizal Alif Budi Raharjo, Muhammad Rifky Mustari.

banner 300x250

Kegiatan pada Rabu, 23 Juli 2025 ini dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB dan melibatkan siswa kelas IV. Proses pembelajaran dikemas secara interaktif, di mana para siswa diajak secara aktif untuk mengenal kesenian dan kebudayaan Indonesia melalui kegiatan kerajinan tangan (handcrafting) serta menempel gambar rumah adat pada peta Indonesia.

Shofi Salsabila Dwi Vanda, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Sosial Kemasyarakatan (Sosmas) yang bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sejak dini.

Siswa kelas IV tampak antusias mengikuti jalannya pembelajaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat interaktif dan kreatif. Para siswa diajak untuk menggunting dan melipat gambar rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Saat dibuka, bagian dalam rumah adat tersebut berisi informasi lengkap seperti nama rumah adat, suku asal, tarian tradisional, pakaian adat, dan makanan khas daerah tersebut.

Mengenal Budaya Lewat Kreativitas

Dengan pendekatan pembelajaran interaktif, para siswa diajak untuk mengenal ragam budaya Nusantara melalui aktivitas kreatif.

Portalika.com/Ist

Media utama yang digunakan adalah kertas bergambar rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia. Siswa diminta untuk menggunting dan melipat gambar rumah adat tersebut, yang di bagian dalamnya menyimpan informasi menarik seperti nama rumah adat, suku asal, tarian tradisional, pakaian adat, dan makanan khas daerah tersebut.

Setelah selesai, hasil karya siswa ditempelkan pada peta besar Indonesia sesuai dengan wilayah asal rumah adat tersebut. Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas dan motorik halus, tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia secara menyenangkan dan mudah dipahami.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal budaya Indonesia tidak hanya dari buku, tapi juga dengan cara yang menyenangkan dan bisa mereka eksplorasi langsung,” ungkap salah satu mahasiswa KKN.

“Setiap rumah adat yang mereka lipat dan tempel adalah bagian dari kekayaan budaya yang patut dibanggakan,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung antusiasme. Para siswa tampak aktif berdiskusi dan menunjukkan rasa penasaran tinggi terhadap budaya dari daerah-daerah lain. Guru pendamping juga menyambut baik metode pembelajaran yang digunakan karena mampu menghadirkan suasana belajar yang hidup dan menyenangkan.

Belajar Sambil Bermain, Mengenal Indonesia Lebih Dekat

Selain sebagai media edukasi, kegiatan ini juga bertujuan membentuk sikap menghargai keberagaman budaya di Indonesia. Dengan mengenal rumah adat, pakaian, makanan, dan tarian dari berbagai daerah, siswa diajak untuk memahami bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat luas dan perlu dilestarikan bersama.

Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKN memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan kuis dan membagikan snack kecil sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif mereka. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi mahasiswa yang berkesempatan langsung menyemai nilai-nilai kebhinekaan di lingkungan sekolah dasar. (*)

Penulis: Tim 56 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IDBU Undip Semarang

Komentar